Sebelum "perluasan dari kemampuan perilaku" ini,[3] hewan-hewan bentik sebagian besar memamah tikar mikrob yang menutupi permukaan substrat, merangkak di atasnya (seperti yang dilakukan siput air tawar), atau menggali di bawahnya. Tikar-tikar mikrob ini membentuk sebuah pemisah antara air dan sedimen di bawahnya, yang lebih tidak tergenang air ketimbang dasar laut modern, serta lebih anoksik (miskin oksigen). Karena demikian, substratnya ditinggali oleh mikroorganisme reduktor sulfat, yang mengeluarkan hidrogen sulfida (H2S) sehingga substratnya beracun untuk jenis organisme lainnya.[4]
Di sekitar permulaan Kambrium, banyak jenis organisme mulai membuat liang secara vertikal, membentuk berbagai jenis bentuk liang serta jejak yang terfosilisasi, bekas mereka menggali sedimen untuk mencari makan atau perlindungan.[5] Hewan-hewan penggali ini merusak dan melemahkan tikar-tikar mikrob tersebut, sehingga memungkinkan air dan oksigen untuk masuk lebih dalam ke substrat. Hal ini membatasi persebaran bakteri reduktor sulfat dan emisi hidrogen sulfida mereka ke lapisan-lapisan yang lebih dalam, membuat lapisan-lapisan di atasnya dapat dihuni oleh lebih banyak jenis organisme. Lapisan-lapisan atas ini perlahan menjadi lebih basah dan lembut seiring substratnya diolah oleh penggali.[1]
Referensi
12Bottjer, D.J.; Hagadorn, J.W.; Dornbos, S.Q. (September 2000). "The Cambrian substrate revolution"(PDF). GSA Today. Vol.10, no.9. hlm.1–9. Diakses tanggal 2008-06-28.
↑Seilacher, A.; Pflüger, F. (1994). "From biomats to benthic agriculture: A biohistoric revolution". Dalam Krumbein, W. E.; Peterson, D. M.; Stal, L. J. (ed.). Biostabilization of Sediments. Bibliotheks-und Informationssystem der Carl von Ossietzky Universität Oldenburg. hlm.97–105. ISBN3-8142-0483-2.
↑Bailey, J.V.; Corsetti, F.A.; Bottjer, D.J.; Marenco, K.N. (June 2006). "Microbially-Mediated Environmental Influences on Metazoan Colonization of Matground Ecosystems: Evidence from the Lower Cambrian Harkless Formation". PALAIOS. 21 (3): 215. Bibcode:2006Palai..21..215B. doi:10.2110/palo.2005-p05-51e. S2CID130690224.
↑Seilacher, Adolf; Luis A. Buatoisb; M. Gabriela Mángano (2005-10-07). "Trace fossils in the Ediacaran–Cambrian transition: Behavioral diversification, ecological turnover and environmental shift". Palaeogeography, Palaeoclimatology, Palaeoecology. 227 (4): 323–356. Bibcode:2005PPP...227..323S. doi:10.1016/j.palaeo.2005.06.003.