Dari 2015 sampai 2017, lebih dari 68.000 toilet umum dibangun di Tiongkok. Pada 2017, pembangunan 64.000 toilet tambahan direncanakan.[2][3][4] Pada tahun yang sama, kampanye tersebut diperluas secara geografis, dan otoritas menunjang kondisi sanitasi rendah di wilayah pedesaan Tiongkok. Media negara melaporkan bahwa kondisi tanpa sanitasi di toilet-toilet desa dapat menimbulkan penyebaran penyakit seperti malaria dan kampanye tersebut ditujukan untuk menyelesaikan masalah semacam itu.[5]