Artikel ini perlu dikembangkan agar dapat memenuhi kriteria sebagai entri Wikipedia. Bantulah untuk mengembangkan artikel ini. Jika tidak dikembangkan, artikel ini akan dihapus.
Artikel ini perlu diwikifikasi agar memenuhi standar kualitas Wikipedia. Anda dapat memberikan bantuan berupa penambahan pranala dalam, atau dengan merapikan tata letak dari artikel ini.
Untuk keterangan lebih lanjut, klik [tampil] di bagian kanan.
Tambahkan pranala wiki. Bila dirasa perlu, buatlah pautan ke artikel wiki lainnya dengan cara menambahkan "[[" dan "]]" pada kata yang bersangkutan (lihat WP:LINK untuk keterangan lebih lanjut). Mohon jangan memasang pranala pada kata yang sudah diketahui secara umum oleh para pembaca, seperti profesi, istilah geografi umum, dan perkakas sehari-hari.
Sunting bagian pembuka. Buat atau kembangkan bagian pembuka dari artikel ini.
Retno Iswari (lahir 17 November 1939) adalah pengusaha Indonesia pemilik dan Direktur utama perusahaan kosmetik PT. Ristra Indolab dan Grand House of Ristra. Ia dikenal sebagai dosen dan pendiri bagian bedah kulit dan kosmetologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FK UI), serta mempunyai cabang di JayapuraPapua, Bandung, Purwokerto, Bogor, Bangka, Yogyakarta, Samarinda, Solo dan Bengkulu. Retno adalah peraih penghargaan Entrepreneur of The Year 2001 untuk bidang industri dan manufaktur dari Ernst & Young. Retno Iswari menikah dengan Suharto Tranggono, dr., Sp.KJ seorang kolonel TNI AU. Usaha Retno tersebut mulai dikembangkan pada 1981. Retno mendirikan PT Dwi Citra Utama dengan label produk Ristra. Nama Ristra adalah singkatan dari Retno Iswari-Suharto Tranggono. Di perusahaan kosmetik tersebut, suaminya bekerja di bagian manajemen dan Retno di bagian riset dan pengembangan.
Perjalanan Bisnis
Retno Iswari lahir dari keluarga seorang guru bernama R. Soerono Tjitro Santjoko dan Rr. Moekibah binti Mukidjo. Suaminya, dr. Suharto Tranggono Sp.KJ, lahir pada tanggal 17 Agustus 1936 di Surabaya dari sepasang suami istri yang merupakan pengusaha kapal Soenardjo Soepar dan Sri Woelan Sosrodiredjo. Retno menggabungkan ilmu medis dan perawatan kecantikan melalui proses belajar mandiri. Ia belajar dari buku berjudul “The Structure and Function of The Skin”, yang membahas soal kecantikan. Buku itu dikirim suami Retno saat berdinas di Eropa untuk tugas belajar sebagai dokter AURI (TNI-AU). Retno juga menjadi guru di Viva Health and Beauty Institute. Retno meneliti berbagai hal mengenai kecantikan kulit, termasuk penyebab timbulnya jerawat, sekaligus menemukan obat penangkalnya. Retno menerima banyak keluhan masyarakat soal jerawat.
Retno melakukan serangkaian penelitian dan memutuskan untuk meracik sendiri produk kosmetik di garasi rumahnya. Usaha Retno tersebut mulai dikembangkan pada 1981. Bersama suami, Retno mendirikan PT Dwi Citra Utama dengan label produk Ristra. Nama Ristra adalah singkatan dari Retno Iswari-Suharto Tranggono. Retno mempelajari dengan serius karakter kulit berdasarkan kondisi geografis. Menurut Retno, kulit penduduk Asia dengan iklim tropis berbeda dari penduduk di negara empat musim. Retno juga mengungkapkan proses chemical peeling (pengelupasan), yang di mana proses tersebut dapat membuat kulit kian tipis dan menyebabkan kanker. Tahun 2006, Retno membuka pusat pelatihan dokter kosmetologi medis dan ahli kecantikan bernama Ristra Institute.