* Penampilan dan gol di klub senior hanya dihitung dari liga domestik
Rendi Saputra (lahir 28 April 1989) adalah seorang mantan pemain sepak bola profesional asal Indonesia yang berposisi sebagai gelandang.
Karier klub
Rendi memulai karier sepak bolanya di SSB Ikatan Pelajar Indonesia (IPI) di Bandung.[1] Bakatnya yang menonjol sebagai gelandang serang dengan visi bermain yang cerdas membuatnya segera tercium oleh radar pemandu bakat Persib Bandung. Puncak masa mudanya terjadi pada rentang tahun 2008 hingga 2010, saat dia menjadi tulang punggung Persib Bandung U-21.[1] Di bawah asuhan pelatih legendaris Indra Thohir, Rendi tidak hanya menjadi pemain kunci, tetapi juga dipercaya sebagai kapten tim. Momen emasnya tercatat pada musim 2009–10, ketika ia sukses memimpin Maung Ngora menjuarai kompetisi Liga Super Indonesia U-21, sebuah prestasi yang melambungkan namanya sejajar dengan rekan seangkatannya seperti Jajang Sukmara.[1][2]
Rendi kemudian dipromosikan ke tim utama oleh pelatih Darko Jankovic. Namun, Rendi kesulitan mendapatkan menit bermain karena skuad Persib yang dikelilingi pemain bintang seperti Eka Ramdani. Di bawah tekanan besar dan persaingan ketat, sinar Rendi yang terang di level junior perlahan meredup di tim senior.[1][3]
Rendi kemudian meninggalkan Persib untuk bergabung dengan Persis Solo pada 2012.
Rendi bergabung dengan Pelita Bandung Raya pada musim 2013, dengan harapan mendapatkan jam terbang lebih banyak.[3][4] Dia mencatatkan debutnya pada 5 Januari 2013, dalam hasil imbang 1–1 melawan Barito Putera.[5] Dia mencetak gol pertamanya untuk PBR dalam pertandingan melawan Persipura Jayapura pada 24 Mei 2013.[6]
Setelah mencatatkan 17 penampilan, Rendi meninggalkan PBR pada tahun 2014 dan pensiun karena tidak ada klub yang berminat kepadanya.[3]