Referendum terhadap kebijakan pemerintah diadakan di Kamboja pada 5 Juni 1960. Pemilih disajikan empat pilihan kebijakan untuk disetujui, kebijakan Norodom Sihanouk, Son Ngoc Thanh atau kebijakan komunis, dengan pilihan keempat berupa tidak menyetujui.[1] Kebijakan Norodom Sihanouk menerima semua kecuali 359 suara dari lebih dari dua juta suara yang digunakan.