Hale tercantum di dalam bagian DRA sebagai yang kedua dari sepuluh “raja yang ayahandanya diketahui”. Bagian ini sering ditafsirkan sebagai daftar leluhur bangsa AmoriShamshi-Adad I (skt. 1809 SM)[1] yang menaklukkan negara kota Assur.[2] Sesuai dengan anggapan ini, para ilmuwan menyimpulkan bahwa bentuk asli dari DRA ditulis (antara lain) sebagai “upaya untuk membenarkan bahwa Šamši-Adad I adalah penguasa sah dari negara kota Assur dan untuk mengaburkan yang bukan keturunan Asyur dengan memasukkan nenek moyangnya ke dalam silsilah Asyur asli.”[1] Namun interpretasi ini belum ditermia secara menyeluruh; Cambridge Ancient History menolak penafsiran ini dan malah menafsirkan bagian itu sebagai leluhur Sulili.[3]
DRA juga menyatakan hal berikut: "Hale putra Apiashal," tambahan; "Samani putra Hale." Apiashal (skt. 2029 SM) tercantum di dalam bagian DRA sebagai yang terakhir dari "tujuh belas raja penghuni tenda".[1][4] Bagian ini menunjukkan kemiripan yang ditandai dengan nenek moyang Dinasti Babilonia Pertama.[1]
Sangat sedikit yang dpaat diketahui tentang pemerintahan Hale.