Prof. Dr. Raden Pandji Soejono[1]
(27 November 1926–16 Mei 2011) dikenal sebagai salah satu pelopor dan arkeolog yang gigih dalam mengangkat dunia arkeolog Indonesia di mata dunia.[2] Dia meninggal karena sakit.[3] Ditangan pria inilah, Pusat Penelitian Arkeologi Nasional sebagai pusat penelitian yang disegani di dunia internasional.[2]