Siti Rahmiati Hatta (16 Februari 1926–13 April 1999) adalah istri wakil presiden pertama Indonesia, Mohammad Hatta. Ia menikah dengan Mohammad Hatta di Megamendung, Bogor pada tanggal 18 November 1945.[1]
Siti Rahmiati Hatta yang biasa dipanggil Yuke dilahirkan di Bandung pada 16 Februari 1926. Ia merupakan putri sulung dari Abdul Rachim yang bersuku Jawa dari Purworejo, Jawa Tengah dengan Siti Satiah Annie, putri Tengku Mohammad Nurdin seorang penerjemah pemerintah dari Aceh.[2][3] Abdul Rachim merupakan pegawai kereta api Staatsspoorwegen di Bandung yang aktif dalam Kepandoean Bangsa Indonesia, sedangkan Siti Satiah Annie aktif dalam organisasi perempuan Wanito Sejati.[4] Rahmi mengenyam pendidikan di Europeesche Lagere School, Het Christelijk Lyceum, dan Meer Uitgebreid Lager Onderwijs Bandung. Saat masa pendudukan Jepang, ia bekerja di Instituut Pasteur Bandung. Ia memiliki seorang adik kandung bernama Raharty Subiyakto.[4]
Mohammad Hatta pertama kali bertemu dengan Rachmi dalam sebuah kunjungan ke Instituut Pasteur, Bandung. Meski jatuh hati, Hatta tidak segera meminang Rachmi karena Hatta telah berjanji tidak akan menikah sebelum Indonesia merdeka.
Setelah proklamasi kemerdekaan Indonesia, barulah Hatta dengan ditemani Soekarno mendatangi kediaman Rachmi untuk melamar. Pada saat itu, Hatta berusia 43 tahun sedangkan Rachmi baru berusia 19 tahun. Mereka menikah pada tanggal 18 November 1945 di Megamendung, Bogor. Hatta memberikan maskawin berupa bukunya berjudul Alam Pikiran Yunani yang ditulis ketika diasingkan Belanda ke Boven Digoel.[5] Pernikahan dilangsungkan dengan sederhana secara adat Jawa dan dihadiri tidak lebih dari 30 orang.[6]
Pasangan Hatta dan Rachmi dikaruniai tiga orang putri, yaitu Meutia, Gemala dan Halida.
Kematian
Rachmi wafat pada tanggal 13 April 1999 dalam usia 73 tahun. Sebelumnya ia sempat dirawat karena penyakit jantung di RS Cipto Mangunkusumo, Jakarta. Menurut keluarganya, kondisi kesehatan Rachmi menurun setelah mendengar adiknya, Raharty Subiyakto wafat beberapa hari sebelumnya.
Rachmi dimakamkan di samping makam Hatta di TPU Tanah Kusir, Jakarta.[7]
↑"Dharmasena". Pusat Penerangan HANKAM. 27 Mar 1993. Diakses tanggal 27 Mar 2025– via Google Books.
↑Bersenjata, Indonesia Angkatan (27 Apr 1993). "Mimbar kekaryaan ABRI". Departemen Pertahanan Keamanan, Staf Pembinan Karyawan. Diakses tanggal 27 Mar 2025– via Google Books.