Python (dari bahasa latin Python dan Yunani πύθων/πύθωνας) atau Sanca sejati adalah genus ular sanca dari famili Pythonidae yang meliputi ular-ular sanca besar di Afrika dan Asia.[2] Terdapat sekitar 10 spesies. Sebelumnya, genus ini meliputi 12 spesies, tetapi 2 spesies yakni P. reticulatus dan P. timorensis diubah genusnya, yakni Malayopython (REYNOLDS et al. 2014).[3]
Ada pula informasi bahwa beberapa spesies, seperti P. molurus, P. bivittatus, dan P. sebae menjadi penghuni liar di hutan di wilayah Florida, Amerika Serikat dengan populasi yang sangat besar.[4] Namun laporan dari Departemen Kehutanan AS menyatakan hanya P. bivittatus yang menjadi penghuni invasif.[5]
Spesies
Sejauh ini, terdapat 10 spesies dan 2 spesies yang diseparasi.[3][6]
Dua spesies, yang salah satunya juga merupakan ular terpanjang di dunia, dipisah dan dikelompokkan ke dalam genus tersendiri, yakni Malayopython (Sanca malaya) (REYNOLD et al. 2014). Dua spesies tersebut adalah:[3]
Beberapa spesies ular sanca banyak diburu karena pola kulit mereka yang cantik. Biasanya manusia menjadikan kulit mereka sebagai bahan tas, sepatu, pakaian, dan ikat pinggang.[7][8] Ular ini juga sering ditangkap untuk dipelihara, dan mereka umumnya mudah dijinakkan.[8][9]
Sumber Catatan
↑McDiarmid RW, Campbell JA, Touré T. 1999. Snake Species of the World: A Taxonomic and Geographic Reference, vol. 1. Herpetologists' League. 511 pp. ISBN 1-893777-00-6 (series). ISBN 1-893777-01-4 (volume).