Putri Wongchan mulai bekerja sebagai perawat di Rumah Sakit McCormick di Chiang Mai. Kemudian, selama Perang Prancis–Thailand, dia menjadi sukarelawan sebagai perawat di unit medis Palang Merah Thailand dan dianugerahi Medali Kemenangan. Kemudian, ia melamar pekerjaan sebagai perawat di Rumah Sakit Senarak dan berdonasi untuk mendukung kegiatan medis, pendidikan, keagamaan, serta pemeliharaan dan perbaikan bangunan di provinsi Chiang Mai.
Putri Wongchan menikah dengan Pathom Gajaseni dan mereka memiliki dua anak:
Putri Wongchan menderita kelumpuhan di sisi kanan otaknya selama lebih dari 36 tahun. Pada usia 84 tahun, ia menderita emfisema, patah pergelangan kaki yang membutuhkan operasi, dan meninggal dunia pada tanggal 2 Juli 1997 pukul 06.30 pagi. Jasadnya dikremasi di bawah perlindungan kerajaan Raja Bhumibol Adulyadej (Rama IX dari Thailand) dan Ratu Sirikit dari Thailand di Wat Makut, Bangkok pada tanggal 29 Oktober 1997.