Putri Kusuma Wardani (lahir 20 Juli 2002) adalah seorang atlet bulu tangkis Indonesia yang terafiliasi dengan klub PB Exist Jakarta.[2]
Karier
Putri dilatih di klub PB Exist Jakarta[1] sejak dirinya masuk ke pusat latihan tersebut pada 2018.[3] Dalam turnamen nasional, ia bersama tim Exist pernah memenangkan kompetisi Superliga Junior 2018.[4] Pada 2018, ia terpilih sebagai anggota tim nasional dalam regu Kejuaraan Bulu Tangkis Junior Asia 2018 dan Kejuaraan Dunia Junior BWF 2018. Pada kedua turnamen tersebut, tim nasional Indonesia meraih medali perunggu.[5] Pada usia 16 tahun, ia mencapai tingkat turnamen senior Bangladesh International Challenge, tetapi kalah melawan atlet asal Vietnam, Nguyễn Thùy Linh.[6]
Pada 2019, Putri lolos sebagai finalis di turnamen Grand Prix Junior yang diselenggarakan oleh Jaya Raya Junior International. Ia meraih gelar pertamanya ketika ia memenangkan Jakarta Junior International Series dan mengalahkan rekan senegaranya, Maharani Sekar Batari.[7] Pada Kejuaraan Dunia Junior BWF 2019, ia membantu tim Indonesia dalam memenangkan Piala Suhandinata untuk pertama kalinya. Pada kompetisi tersebut, tim Indonesia mengalahkan tim Tiongkok di babak final.[8]
Pada 2021, Putri meraih gelar juara Super 300 pertamanya di Spain Masters saat berusia 18 tahuh. Pada turnamen tersebut, ia mengalahkan Line Christophersen dari Denmark di babak final.[9]
Pada tahun 2022, Putri membantu Tim Indonesia memenangkan kejuaraan Asia beregu putri untuk pertama kalinya. Pada babak final tim indonesia bisa mengalahkan tim Korea. Kejuaraan ini sebagai ajang kualifikasi Piala Uber 2022 yang akan diselenggarakan di Bangkok Thailand.
Dalam Kejuaraan Dunia BWF 2025 yang berlangsung di Paris, Prancis, Putri menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang masuk ke babak semi final dan berhasil membawa pulang medali perunggu. Prestasi ini membuatnya mencetak rekor sebagai tunggal putri Indonesia pertama yang berhasil menembus babak semi final dan meraih perunggu Kejuaraan Dunia BWF dalam 10 tahun terakhir, setelah Lindaweni Fanetri pada Kejuaraan Dunia BWF 2015.[10]
Tur Dunia BWF adalah serangkaian turnamen bulu tangkis yang diselenggarakan dan diawasi oleh Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF). Tur ini pertama kali diperkenalkan pada 19 Maret 2017 dan diimplementasikan pada 2018,[13] Tur Dunia BWF dibagi menjadi tingkat Final Tur Dunia, Super1000, Super750, Super500, Super300 (bagian dari Tur Dunia HSBC), dan Tur BWF Super100.[14]
(W) Menang; (F) finalis; (SF) semifinalis; (QF) perempat finalis; (#R) babak 4, 3, 2, 1; (RR) babak round-robin; (Q#) babal kualifikasi; (A) absent; (G) medali emas, (S) perak, atau (B) perunggu; (NH) tidak diselenggarakan; (N/A) tidak dimainkan.
Untuk menghindari kekeliruan dan perhitungan ganda, informasi berikut diperbarui tiap akhir turnamen atau ketika pemain sudah tidak berpartisipasi dalam turnamen tersebut.
↑Sukumar, Dev (10 January 2018). "Action-Packed Season Ahead!". Badminton World Federation. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 13 January 2018. Diakses tanggal 15 January 2018.