Wikimedia Commons memiliki media mengenai Vulture Peak.
Puncak Burung Nasar atau Puncak Hering (Pali: Gijjhakūṭa गिज्झकूट, Sanskerta: Gṛdhrakūṭa गृध्रकूट), juga dikenal dengan nama Puncak Elang Suci atau Gridhrakūta (atau Gādhrakūta), adalah tempat retret favorit Buddha menurut tradisi Buddhis, yang berada di Rajagaha, kini Rajgir, yang masuk wilayah negara bagian Bihar, India. Dinamakan demikian karena bentuknya menyerupai burung nasar yang sedang duduk dengan sayap terlipat, dan merupakan tempat berlangsungnya banyak khotbah Buddha.
Dalam kitab Buddhis
Puncak Burung Nasar secara tradisi merupakan salah satu dari beberapa tempat yang sering dikunjungi oleh Buddha dan persamuannya, baik untuk latihan dan retret. Lokasinya sering disebutkan dalam naskah Agama Buddha dalam Kanon PāliBuddhisme Theravada[1][2] dan dalam sutra-sutra Mahayana sebagai tempat Buddha memberikan khotbah-khotbah tertentu. Di antara khotbah-khotbah tersebut adalah Sutra Hati, Sutra Lotus, dan Sutra Śūraṅgama Samādhi serta banyak sutra-sutra prajnaparamita. Puncak Burung Nasar secara eksplisit disebutkan dalam "Sutra Lotus", Bab 16, sebagai tanah murni Buddha:
Dan bilamana para makhluk yang penuh keyakinan,
Berwatak jujur, lurus, dan lemah lembut,
Dan dengan sepenuh hati ingin melihat Buddha,
Bahkan dengan mengorbankan nyawa mereka sendiri,
Maka, bersama dengan persamuhan para biksu
Aku akan muncul di Puncak Elang Suci.
...
Demikianlah kekuatan batin-Ku.
Selama berkalpa-kalpa yang tak terhitung,
Aku selalu berdiam di Puncak Elang Suci
Dan di berbagai tempat lainnya.
Ketika para makhluk menyaksikan akhir suatu zaman,
Ketika semuanya dilahap dalam api besar,
Tanah-Ku ini tetap aman dan sentosa,
Senantiasa dipenuhi oleh manusia dan para makhluk surgawi.[3]