Pulau Sirang adalah sebuah situs arkeologi berlokasi di Desa Tiwingan Lama, Kecamatan Aranio, Kabupaten Banjar, Indonesia. Pulau ini semakin dikenal karena ditemukan artefak kuno yang diduga berasal dari manusia purba. Lokasi yang tersusun atas batuan hasil kejadian bumi (geologi). Pulai ini berada di Riam Kanan dan merupakan pulau terkecil di Riam Kanan. Memiliki ketinggian sekitar 50 meter di atas permukaan laut. Ketika air danau surut atau musim kemarau menjadi sebuah destinasi untuk berkemah dan memancing. Untuk menuju Pulau Sirang bisa menggunakan transportasi klotok. [1]
Artefak yang ditemukan berbentuk artefak batu alat (kapak perimbas, kapak penetak, kapak genggam, dll) dan artefak batu bukan alat (fragmen serpih, tatal, dll). Penemuan artefak ini menandakan bahwa kawasan gunung meratus pernah dihuni manusia sejak zaman purba. Kawasan Pulau Sirang sendiri terdiri dari batuan hasil kejadian bumi dari Kelompok Batuan Malihan yang berumur sekitar 180-135 juta tahun yang lalu.[2]