Kata sao yang disematkan pada pulau ini berasal dari Bahasa Minangkabau yang merujuk kepada nama buah, yaitu buah sawo.[1]
Topografi Pulau Sao relatif datar dengan pantai berpasir putih. Pulau ini ditumbuhi pohon kelapa dan semak belukar serta tumbuhan tingkat tinggi lainnya.[1]