Nama Salawati menurut sejarah masyarakat berasal dari kata "shalawat". Sultan Bacan ketika pertama kali menginjakkan kakinya di pulau ini, membacakan shalawat atas Muhammad sehingga pulau ini diabadikan dengan nama Salawati.[2]
Sejarah
Islam pertama kali masuk ke kepulauan Raja Ampat pada abad ke-15 karena kontak politik dan ekonomi dengan Kesultanan Bacan.[2] Selama abad ke-16 dan ke-17, Kesultanan Tidore memiliki ikatan ekonomi yang erat dengan pulau ini.[2][3] Selama periode ini, Islam menjadi mapan dan kepala daerah mulai memeluk Islam.[3] Di pulau ini juga pernah berdiri kerajaan Islam bernama Kerajaan Salawati yang didirikan oleh Fun Malaban.[4]
123Wanggai, Toni V. M. (2008). Rekonstruki sejarah umat Islam di tanna Papua [Reconstruction of the History of lslam in Papua]. Syariff Hidayatullah State Islamic University Jakarta (in Indonesian). Retrieved 2022-03-13.