Pulau ini tercatat sebagai salah satu pulau tak berpenduduk di Sumatera Barat. Mulanya pulau ini bernama Aur Ketek. Pada tahun 2007, pulau ini berganti nama menjadi Aua Ketek. Kata aua tersebut berasal dari bahasa Minangkabau yang merujuk ke nama salah satu tumbuhan, yaitu pohon bambu. Adapun kata ketek berarti kecil.[1]
Pada umumnya, Pulau Aua Ketek bertopografi berbukit dengan pantai yang umumnya berbatu. Di dalam pulau banyak tumbuh pohon kelapa dan tumbuhan tingkat tinggi lainnya. Selain itu, pulau ini juga ditumbuhi rumput dan semak belukar.[1]
Referensi
123Dinas Kelautan dan Perikanan Sumatera Barat (2009). Direktori Pulau di Provinsi Sumatera Barat. Padang: Direktorat Pemberdayaan Pulau-pulau Kecil. hlm.152. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)