Pukul sapu merupakan pesta budaya yang dilakukan setiap tanggal 7 Syawal oleh warga di Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah. Pesta budaya ini menggunakan sapu lidi sebagai senjata. Pesta Pukul sapu dilakukan dengan mencambuk berkali-kali lidi dari pohon enau ke tubuh tanpa baju pemuda yang melakukan atraksi. Mereka saling mencambuk dan memukul dengan iringan musik Totobuang. Luka bekas cambukan yang meneteskan darah segar tidak membuat mereka kesakitan.[butuh rujukan]
Tujuan
Pesta budaya Pukul Sapu bertujuan menanamkan nilai heroik perjuangan rakyat memperjuangkan kemerdekaan. Selain itu juga sebagai bentuk pelestarian budaya.