Protektorat ini pertama kali dibentuk sebagai Yanran di Shanyu Tai, barat daya dari Panji Tengah Urad saat ini, lereng utara Pegunungan Lang. Protektorat ini kemudian beralih ke Hanhai dan dikendalikan oleh suku Uighur alih-alih Tionghoa Han, di sekitar tepi Sungai Orkhon, dan diberi nama sesuai nama daerahnya untuk waktu yang singkat sebelum diubah menjadi Anbei. Pusat pemerintahan tetap berada di sana hingga tahun 687.
Sejarah
Pada tahun 646, Dinasti Tang menaklukkan Xueyantuo dan pada 9 Januari 647, tiga belas suku Tiele dan Uyghur menyerah kepada Tang. Tang Taizong mengorganisasi mereka menjadi enam komanderi dan tujuh prefektur pembayar upeti di bawah sistem Jimi. Enam komanderi tersebut adalah Hanhai (翰海府), Jinwei (金微府), Yanran (燕然府), Youling (幽陵府), Guilin (龜林府), dan Lushan (盧山府). Tujuh prefektur tersebut adalah Gaolan (皐蘭州), Gaoque (高闕州), Jilu (雞鹿州), Jitian (雞田州), Yuxi (榆溪州), Dailin (蹛林州), dan Douyan (竇顏州). Secara kolektif ini dikenal sebagai "Sirkuit Cantian Khan." Pada 10 April, Protektorat Yanran dibentuk di kaki bukit Dataran Tinggi Shanyu, barat daya dari Panji Tengah Urad saat ini, dan kegubernuran dari 13 suku diserahkan kepada jenderal protektorat, Li Suli (李素立), yang menjabat dari tahun 647-649.
Pada 5 Februari 663, Protektorat Yanran diubah namanya menjadi Protektorat Hanhai.[1] Pada Agustus 669, Protektorat Hanhai berganti nama menjadi Protektorat Umum untuk Menenangkan Utara, atau dikenal sebagai Anbei Duhufu.[2] Ibu kotanya dipindahkan ke kota Datong Panji Ejin saat ini. Pada tahun 687, ibu kota Anbei dipindahkan ke kota Xi'an dekat Kabupaten Minle saat ini karena serbuan oleh Kekhanan Turk Kedua.[2] Pada tahun 698, ibu kota dipindahkan ke Yunzhong dekat Kabupaten Horinger saat ini.[2]
Andrade, Tonio (2016), The Gunpowder Age: China, Military Innovation, and the Rise of the West in World History, Princeton University Press, ISBN978-0-691-13597-7.
Asimov, M.S. (1998), History of civilizations of Central Asia Volume IV The age of achievement: A.D. 750 to the end of the fifteenth century Part One The historical, social and economic setting, UNESCO Publishing
Barfield, Thomas (1989), The Perilous Frontier: Nomadic Empires and China, Basil Blackwell
Beckwith, Christopher I (1987), The Tibetan Empire in Central Asia: A History of the Struggle for Great Power among Tibetans, Turks, Arabs, and Chinese during the Early Middle Ages, Princeton University Press
Bregel, Yuri (2003), An Historical Atlas of Central Asia, Brill
Drompp, Michael Robert (2005), Tang China And The Collapse Of The Uighur Empire: A Documentary History, Brill
Golden, Peter B. (1992), An Introduction to the History of the Turkic Peoples: Ethnogenesis and State-Formation in Medieval and Early Modern Eurasia and the Middle East, OTTO HARRASSOWITZ · WIESBADEN
Skaff, Jonathan Karam (2012), Sui-Tang China and Its Turko-Mongol Neighbors: Culture, Power, and Connections, 580-800 (Oxford Studies in Early Empires), Oxford University Press
Wang, Zhenping (2013), Tang China in Multi-Polar Asia: A History of Diplomacy and War, University of Hawaii Press
Wilkinson, Endymion (2015). Chinese History: A New Manual, 4th edition. Cambridge, MA: Harvard University Asia Center distributed by Harvard University Press. ISBN9780674088467.
Xiong, Victor Cunrui (2000), Sui-Tang Chang'an: A Study in the Urban History of Late Medieval China (Michigan Monographs in Chinese Studies), U OF M CENTER FOR CHINESE STUDIES, ISBN0892641371