Proses PICO (atau kerangka kerja) adalah mnemonik yang digunakan dalam praktik berbasis bukti (dan khususnya kedokteran berbasis bukti) untuk merumuskan dan menjawab pertanyaan klinis atau terkait perawatan kesehatan,[1] meskipun juga diperdebatkan bahwa PICO "dapat digunakan secara universal untuk setiap upaya ilmiah dalam disiplin ilmu apa pun dengan semua rancangan studi".[2] Kerangka kerja PICO juga digunakan untuk mengembangkan strategi pencarian literatur, misalnya dalam tinjauan sistematis.[3]
P–Patient, problem, or population (Pasien, masalah, atau populasi)
I–Intervention (intervensi)
C–Comparison, control, or comparator (Perbandingan, kontrol, atau pembanding)[6]
O–Outcome (Luaran. Misalnya nyeri, kelelahan, mual, infeksi, kematian)
Penggunaan yang mencakup pertanyaan klinis tentang intervensi, serta paparan, faktor risiko/prognostik, dan akurasi tes, adalah:[7][8]
P–Patient, problem, or population (Pasien, masalah, atau populasi)
I–Investigated condition (Kondisi yang diselidiki. Misalnya intervensi, paparan, faktor risiko/prognostik, atau hasil tes)
C–Comparison condition (Kondisi perbandingan. Misalnya intervensi, paparan, faktor risiko/prognostik, atau hasil tes)
O–Outcome (Luaran. Misalnya gejala, sindrom, atau penyakit yang diminati.)
Alternatif seperti SPICE dan PECO (di antara banyak lainnya) juga dapat digunakan. Beberapa penulis menyarankan untuk menambahkan T dan S, sebagai berikut:
T - Timing (Waktu. Misalnya durasi intervensi, atau tanggal publikasi)
Diperdebatkan bahwa PICO mungkin berguna untuk setiap upaya ilmiah bahkan di luar pengaturan klinis.[2] Proposal ini didasarkan pada pandangan yang lebih abstrak tentang mnemonik PICO, menyamakannya dengan empat komponen yang melekat pada setiap penelitian, yaitu (1) objek penelitian; (2) penerapan teori atau metode; (3) teori atau metode alternatif (atau hipotesis nol); dan (4) tujuan akhir dari pembangkitan pengetahuan.
Membandingkan PICO dengan komponen universal dari semua upaya penelitian
Komponen PICO
Komponen abstrak yang melekat pada semua rancangan penelitian
Masalah
Objek penelitian
Intervensi
Penerapan teori atau metode
Perbandingan
Teori atau metode alternatif (atau, jika tidak ada, hipotesis nol)
Luaran
Generasi pengetahuan
Proposisi ini menyiratkan bahwa teknik PICO dapat digunakan untuk pengajaran penulisan akademik bahkan di luar disiplin ilmu kedokteran.
Pertanyaan klinis: "Apakah risiko terkena kanker payudara lebih tinggi pada wanita tanpa gejala dengan hasil mammografi positif dibandingkan dengan wanita tanpa gejala dengan hasil mammografi negatif?"[8]
Population (populasi) = Wanita tanpa riwayat kanker payudara
Investigated test result (hasil tes yang diteliti)= Hasil positif pada mammografi
Comparator test result (hasil tes pembanding) = Hasil negatif pada mammografi
Outcome of interest (hasil tes pembanding) = Hasil negatif pada mammografi
Kerangka kerja serupa
Kerangka kerja PICO awalnya dikembangkan untuk merumuskan pertanyaan klinis intervensi. PICO menginspirasi kerangka kerja lain seperti PICOS, PICOT, PICOTT, PECO, PICOTS, PECODR, PEICOIS, PICOC, SPICE, PIPOH, EPICOT+, PESICO, PICo, dan PS.[9]
↑Richardson, WS (1995). "The well-built clinical question: a key to evidence based-decisions". ACP Journal Club. 123, 3 (3): A12 –A13. doi:10.7326/ACPJC-1995-123-3-A12.
↑"Systematic Review Methods". Chapter 2. Systematic Review Methods -- AHRQ Technical Reviews and Summaries -- NCBI Bookshelf. Agency for Healthcare Research and Quality (US). March 2009. Diakses tanggal 2010-05-18.
↑Richardson, WS (1995). "The well-built clinical question: a key to evidence based-decisions". ACP Journal Club. 123, 3 (3): A12 –A13. doi:10.7326/ACPJC-1995-123-3-A12.