Dracaena adalah genus yang terdiri dari sekitar 200–220 spesies pohon dan semak sukulen. Semua anggota genus Pleomele dan Sansevieria sekarang dimasukan kedalam genus ini.[2][4] Dalam sistem klasifikasi APG IV, genus ini ditempatkan dalam famili Asparagaceae,[5] subfamili Convallarioideae (sebelumnya famili Ruscaceae).[6][7] Genus ini juga sebelumnya telah dipisahkan (kadang-kadang dengan Cordyline) ke dalam famili Dracaenaceae atau disimpan dalam Agavaceae (sekarang Agavoideae).
Namanya berasal dari bentuk Latin dari kata Yunani Kuno δράκαινα (drakaina) yang berarti "naga betina".[8]
Basis data Plants of the World Online menerima 214 spesies per September 2025. Mayoritas spesies berasal dari Afrika (termasuk Kepulauan Kanaria dan Pulau Sokotra), Asia Selatan, dan Australia Utara, tetapi termasuk juga tujuh spesies di Hawaii, dan dua di Amerika Tengah tropis.[2]
Asal-usul
Tanaman ini berasal dari Kamerun, tumbuh dalam semak dengan batang ramping dan lentur, dengan daun yang memanjang.Kemudian mulai dibudidayakan masyarakat China dan Jepang, bahkan mulai dibentuk menjadi pola-pola yang menarik.
Perawatan Mudah Bahkan sebagian besar masyarakat Jepang dan China memercayai kalau bambu rejeki merupakan flora pembawa hoki (keberuntungan). Itu sebabnya, nama popular bambu rejeki di dunia internasional adalah lucky bamboo.Terlepas dari kepercayaan itu, Anda juga bisa memeroleh rejeki atau keberuntungan finansial jika mampu menangkarkan tanaman ini, membentuknya menjadi pola-pola menarik, kemudian menjualnya ke kolektor-kolektor tanaman hias.
Galeri
Tanaman suji hijau, dipakai untuk memberi warna hijau pada makanan tradisional Indonesia
Tanaman Suji: Pohon Nyanyian dari India, tanaman hias
↑Denk; etal. (2014). "From mesic to arid: Leaf epidermal features suggest preadaptation in Miocene dragon trees (Dracaena)". Review of Palaeobotany and Palynology. 200: 211–228. Bibcode:2014RPaPa.200..211D. doi:10.1016/J.REVPALBO.2013.09.009.
↑"Genus: Dracaena Vand. ex L."Germplasm Resources Information Network. United States Department of Agriculture. 2010-01-19. Diarsipkan dari asli tanggal 2010-05-30. Diakses tanggal 2011-02-07.