Kabupaten Polewali Mandar adalah salah satu kabupaten di Provinsi Sulawesi Barat, Indonesia. Ibu kotanya berada di Kecamatan Polewali. Jumlah penduduk di Polewali Mandar pada pertengahan tahun 2024 adalah 490.029 jiwa, dan kabupaten ini menjadi kabupaten dengan penduduk terbanyak di provinsi Sulawesi Barat.[1]
Sejarah
Sebelum dinamai Polewali Mandar, daerah ini bernama Kabupaten Polewali Mamasa disingkat Polmas yang secara administratif berada dalam wilayah Provinsi Sulawesi Selatan. Setelah daerah ini dimekarkan dengan berdirinya Kabupaten Mamasa sebagai kabupaten tersendiri, maka nama Polewali Mamasa pun diganti menjadi Polewali Mandar. Nama Kabupaten ini resmi digunakan dalam proses administrasi pemerintahan sejak tanggal 1 Januari2006 setelah ditetapkan dalam bentuk PP No. 74 Tahun 2005, tanggal 27 Desember2005 tentang perubahan nama Kabupaten Polewali Mamasa menjadi Kabupaten Polewali Mandar.
Sementara Kesatuan Hukum Adat Pitu Ulunna Salu (Tujuh Kerajaan di Hulu Sungai) yang terletak di wilayah pegunungan berada di Onder Afdeling Mamasa yang meliputi:
Tabulahan (Petoe Sakku);
Aralle (Indo Kada Nene’);
Mambi (Tomakaka);
Bambang (Subuan Adat);
Rantebulahan (Tometaken);
Matangnga (Benteng);
Tabang (Bumbunan Ada).
Pemekaran
Kabupaten Polewali Mandar adalah salah satu di antara 5 (lima) Kabupaten di Provinsi Sulawesi Barat yang terbentuk berdasarkan UU Nomor 26 Tahun 2004. Kabupaten ini merupakan hasil pemekaran bekas Daerah Swatantra (Afdeling) Mandar yang menjadi 3 kabupaten atau daerah tingkat II yang dimekarkan berdasarkan UU Nomor 29 Tahun 1959, yaitu:
Kabupaten Majene, meliputi bekas Swapraja Majene, Swapraj Pamboang dan Swapraja Cenrana (sendana);
Kabupaten Mamuju, meliputi bekas Swapraja Mamuju dan Swapraja Tappalang;
Kabupaten Polewali Mamasa, meliputi Swapraja Balanipa dan Swapraja Binuang yang termasuk dalam Onder Afdeling Polewali dan Onder Afdeling Mamasa.
Berdasarkan UU Nomor 11 Tahun 2002 tentang Pembentukan 22 Kabupaten/Kota Baru di seluruh wilayah provinsi, dua di antara kabupaten/kota itu adalah Kota Palopo dan Kabupaten Mamasa. Mamasa merupakan hasil pemekaran dari Daerah Tingkat II Polewali Mamasa,
sehingga kedua onder afdeling Polewali dan Mamasa dimekarkan menjadi dua kabupaten terpisah, yaitu: Kabupaten Polewali Mamasa dan Kabupaten Mamasa.
Geografis
Kabupaten Polewali Mandar secara geografis terletak antara 2°40’00”-3°32’00” LU dan 118°40’27”-119°32’27” BT.
Bupati Polewali Mandar untuk periode 2025-2030 dijabat oleh Samsul Mahmud, dan wakil bupati dijabat oleh Andi Nursami Masdar. Mereka memenangkan pemilihan umum bupati Polewali Mandar 2024, dan dilantik oleh Presiden Indonesia, Prabowo Subianto pada 20 Februari 2025 di Istana Negara Jakarta.[3]
Kabupaten Polewali Mandar terdiri dari 16 kecamatan, 23 kelurahan, dan 173 desa. Pada tahun 2017, jumlah penduduknya mencapai 517.677 jiwa dengan luas wilayah 1.775,65 km² dan sebaran penduduk 291 jiwa/km².[4][5]
Daftar kecamatan dan kelurahan di Kabupaten Polewali Mandar, adalah sebagai berikut:
Tahun 2004 penduduk berjumlah 360.382 jiwa dengan laju pertumbuhan penduduk rata-rata 0,58% per tahun. Jumlah penduduk tersebut terbagi dalam 77.157 rumah tangga. Kecamatan Campalagian merupakan wilayah dengan jumlah penduduk terbesar, yaitu 49.400 jiwa (13,37%) sedangkan yang terkecil adalah Kecamatan Matangnga, 4.761 jiwa (1,32%). Kepadatan penduduk rata-rata di Polewali Mandar sebesar 178 jiwa per km2.
Pendidikan
Salah satu upaya pemerintah daerah dalam rangka mengembangkan dan meningkatkan SDM melalui pendidikan adalah realisasi program wajib belajar 9 tahun. Melalui program ini diharapkan tercipta sumber daya manusia yang siap mengembangkan diri untuk bersaing pada era globalisasi. Polewali Mandar senantiasa berupaya menciptakan masyarakat terdidik. Hal ini dapat diamati, antara lain melalui peningkatan jumlah saran di sekolah tingkat dasar maupun tingkat menengah. Setiap tahun, jumlah murid/siswa dari TK hingga tingkat perguruan tinggi mengalami peningkatan.
Perguruan Tinggi
Universitas Islam DDI AGH. Abdurrahman Ambo Dalle Polewali Mandar (UI DDI AD POLMAN)
Universitas Al Asyariah Mandar (UNASMAN)
Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Bina Generasi (STISIP BIGES)
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Bina Generasi
Akademi Keperawatan (AKPER) YPPP
Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Polewali Mandar (ITBM POLMAN)