Santo Pier Giorgio Frassati, TOSD (6 April 1901 – 4 Juli 1925) adalah seorang aktivis Katolik Italia dan anggota Ordo Dominikan Ketiga.[2] Ia berdedikasi pada isu-isu keadilan sosial dan bergabung dengan beberapa organisasi amal, termasuk Catholic Action dan Society of Saint Vincent de Paul,[3] untuk lebih membantu masyarakat miskin dan kurang beruntung yang tinggal di kampung halamannya di Turin; Ia mempraktikkan keyakinan salehnya sendiri untuk memenuhi kebutuhan mereka dan dikenal karena pengabdian dan karakternya yang ramah.[4][5]
Frassati adalah seorang pendaki gunung yang rajin mendaki bersama teman-temannya; dia adalah seorang perenang dan atlet yang cakap, terkenal karena terlibat dalam kegiatan sosial dengan berbagai teman yang sepemikiran.[6] Jangkauan amalnya terhadap orang lain tidak mengenal batas karena dia mengidentifikasi diri dengan dan membantu orang miskin dan sakit sejak masa kecilnya. Status sosialnya memberinya kebebasan yang lebih besar dalam membantu orang lain yang paling membutuhkan.[7]
Proses kanonisasinya dibuka pada tahun 1932 setelah kaum miskin Turin mengajukan beberapa permohonan agar proses tersebut dibuka. Paus Pius XII menangguhkan proses tersebut pada tahun 1941 karena berbagai tuduhan yang kemudian terbukti salah, yang memungkinkan proses tersebut dilanjutkan kembali. Paus Yohanes Paulus II membeatifikasi Frassati pada bulan Mei 1990 dan menjulukinya sebagai "Manusia Delapan Sabda Bahagia".[2] Ia dikanonisasi pada tanggal 7 September 2025 oleh Paus Leo XIV.[8][9]