Kucica korea (korean magpie) adalah burung nasionalKorea Selatan.[1] Panjang 45cm, bulu hijau mengkilap atau hitam keunguan. Bulu skapula, sayap dan perut berwarna putih, ekor dan sisanya hitam.[2] Semenjak tahun 1964 dilindungi sebagai burung nasional.
Hidup di dataran rendah, cenderung dekat dengan permukiman manusia, kucica korea dapat berkembang biak di pepohonan tengah-tengah desa dan kota besar di Korea, seperti Seoul.
Kucica mengeluarkan suara keras "chak-chak-chak-chak"[2] atau "chat-chat-chat-chat." Pada musim semi kicau percakapan yang bervariasi lebih sering terdengar. Burung ini berkembang biak di atas pepohonan tinggi pada akhir Maret sampai April, biasa menelurkan 5-6 butir telur. Masa inkubasi 17-18 hari. Makanannya serangga, mamalia kecil, burung lain, moluska dan buah-buahan.
Orang Korea menyebut kucica "kkachi", burung pembawa keberuntungan yang sudah lama dikenal dalam cerita-cerita rakyat dan legenda.[3][4] Dalam mitos pendiri Silla, kucica-kucica berkumpul dan menarik perhatian orang-orang saat kelahiran Seok Tal-hae di atas sebuah perahu.[1]
Kedatangan kucica dianggap dapat membawa kabar baik, meramalkan cuaca, menyembuhkan sakit dan memberitahukan bahwa tamu akan datang.[1][4] Sepasang kucica melambangkan huruf "hui" (囍) yang bermakna "kebahagiaan".[1] Orang Korea percaya dengan mendengarkan suara kucica pada hari pertama tahun baru, maka satu tahun ke depan kehidupan mereka akan bahagia.[1] Jika sarangnya dibakar dipercaya hantu akan lari dan sakit akan sembuh.[1]
12Robson, Craig (2007). NEW HOLLAND FIELD GUIDE TO THE BIRDS OF SOUTH-EAST ASIA: THAILAND, PENINSULAR MALAYSIA, SINGAPORE, VIETNAM, CAMBODIA, LAOS, MYANMAR. London: New Holland. hlm.166. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
↑(Inggris)Korea Animals, lifeinkorea. Diakses pada 11 Juni 2011.