Philokhorus dari Athena (/fɪˈlɒkərəs/; bahasa Yunani Kuno:Φιλόχορος ὁ Ἀθηναῖοςcode: grc is deprecated ; skt. 340 SM – skt. 261 SM),[1] merupakan seorang sejarawan Yunani dan Atthidografer pada abad ke-3 SM, dan seorang anggota keluarga kepastoran. Ia adalah seorang peramal dan menafsirkan tanda-tanda, dan merupakan seorang pria yang memiliki pengaruh besar.[2]
Philokhorus sangat anti-Makedonia dalam bidang politik, dan musuh besar Demetrius Poliorcetes. Ketika Antigonos II Gonatas, putra yang terakhir, mengepung dan merebut Athena (261 SM), Philokhorus dihukum mati karena mendukung Ptolemaios II Philadelphos dari Mesir, yang mendorong bangsa Athena untuk bertahan melawan Makedonia.[2][3]
Artikel inimenyertakan teks dari suatu terbitan yang sekarang berada pada ranah publik:Chisholm, Hugh, ed. (1911). "Philochorus". Encyclopædia Britannica. Vol.21 (Edisi 11). Cambridge University Press. hlm.413.;
English translation and commentary: Phillip Harding, The story of Athens: the fragments of the local chronicles of Attika (Routledge, London - New York 2008). ISBN0-415-33809-3
Italian translation and commentary: Virgilio Costa, Filocoro di Atene. vol. I: I frammenti dell'Atthis (Edizioni TORED, Tivoli [Roma] 2007). ISBN978-88-88617-01-5