Berger dikenal luas karena pandangannya bahwa realitas sosial adalah suatu bentuk dari kesadaran. Karya-karya Berger memusatkan perhatian pada hubungan antara masyarakat dengan individu. Di dalam bukunya The Social Construction of Reality, Berger, bersama Thomas Luckmann, mengembangkan sebuah teori sosiologis: 'Masyarakat sebagai Realitas Objektif dan Realitas Subjektif'. Analisisnya tentang masyarakat sebagai realitas subjektif menjelaskan proses di mana konsepsi individu tentang realitas dihasilkan dari interaksinya dengan struktur sosial. Ia menulis tentang bagaimana konsep-konsep atau penemuan-penemuan baru manusia menjadi bagian dari realitas kita, yang disebutnya sebagai proses obyektivasi. Dalam proses selanjutnya, realitas ini tidak lagi dianggap sebagai ciptaan manusia melalui proses yang, oleh Berger, disebut sebagai reifikasi.
Konsepsinya tentang struktur sosial membahas masalah pentingnya bahasa: "sistem lambang yang paling penting dalam masyarakat manusia," serupa dengan konsepsi Hegel tentang Geist.
Seperti sebagian besar sosiolog agama saat ini, ia salah ketika memprediksi bahwa sekularisasi akan terjadi di seluruh dunia. Dalam beberapa kesempatan, Ia mengakui bahwa data-data justru membuktikan sebaliknya. Pada akhir tahun 1980-an, Berger secara terbuka mengakui bahwa agama (baik lama maupun baru) tidak hanya masih dipraktikkan secara luas, tetapi dalam banyak kasus bahkan dipraktikkan dengan penuh semangat, lebih daripada pada masa lalu, terutama di Amerika Serikat.
Karya-karyanya
Tulisan-tulisan sosiologis Berger yang berpengaruh antara lain adalah:
Invitation to Sociology: A Humanistic Perspective (1963) (bahasa Indonesia: Humanisme Sosiologi, Inti Sarana Aksara, Jakarta, 1985)
The Social Construction of Reality: A Treatise in the Sociology of Knowledge (1966, dengan Thomas Luckmann) (bahasa Indonesia: Tafsir Sosial atas Kenyataan Risalah tentang Sosiologi Pengetahuan, LP3ES, Jakarta, 1990)
The Sacred Canopy: Elements of a Sociological Theory of Religion (1967) (bahasa Indonesia: Langit Suci Agama sebagai Realitas Sosial, LP3ES, Jakarta, 1991)
A Rumor of Angels: Modern Society and the Rediscovery of the Supernatural, 1970 (bahasa Indonesia: Kabar Angin Dari Langit: Makna Teologi dalam Masyarakat Modern, LP3ES, Jakarta, 1991)
Kini ia menulis tentang sosiologi agama dan kapitalisme:
The Capitalist Spirit: Toward a Religious Ethic of Wealth Creation (editor, 1990).
Peter Berger and the Study of Religion, 2001
Homeless Mind: Modernization and Consciousness, 1974
Redeeming Laughter: The Comic Dimension of Human Experience, 1997
Many Globalizations: Cultural Diversity in the Contemporary World, 1974. with Samuel P. Huntington
The Desecularization of the World: Resurgent Religion and World Politics. et al. 1999
Questions of Faith: A Skeptical Affirmation of Christianity (Religion and the Modern World), 2003
A Far Glory: The Quest for Faith in an Age of Credibility, 1992.
Heretical Imperative: Contemporary Possibilities of Religious Affirmation
The Limits of Social Cohesion: Conflict and Mediation in Pluralist Societies: A Report of the Bertelsmann Foundation to the Club of Rome