Perseteruan Dassler bersaudara adalah konflik antara Adolf ("Adi") dan Rudolf ("Rudi") Dassler, dua bersaudara yang pada awalnya membangun bisnis sepatu pada abad ke-20. Konflik di antara keduanya memicu pembentukan merek Adidas dan Puma, dua perusahaan sepatu besar yang berasal dari Herzogenaurach, Bavaria, Jerman. Perselisihan ini menimbulkan persaingan jangka panjang antara kedua pembuat sepatu terbesar ini, yang tercermin dalam persaingan antara klub sepak bola dan permusuhan antara karyawan Adidas dan Puma di kota mereka. Salah satu peristiwa paling menonjol adalah ketika mereka bersepakat untuk tidak mengontrak Pele, salah satu atlet paling terkenal di dunia, untuk Piala Dunia 1970. Namun, Puma mengingkari kesepakatan itu dan malah mengontrak Pele. memutuskan perjanjian tersebut dan mengontraknya.[1][2]
Sejarah
Rudolf dan Adolf Dassler lahir dan besar dari keluarga kelas menengah di Herzogenaurach yang pada saat itu bagian dari Kekaisaran Jerman. Pada tahun 1919, keduanya mendirikan perusahaan pembuatan sepatu bernama Gebrüder Dassler Schuhfabrik (Geda), yang secara harfiah berarti "pabrik sepatu Dassler bersaudara". Geda mencapai kesuksesan pada dekade 1930-an hingga 1940-an. Kedua saudara itu bergabung dengan Partai Nazi pada 1933. Pada Olimpiade 1936, pelari Jesse Owens mengenakan sepatu Geda saat ia memenangkan medali emas. Namun, saat Perang Dunia II berlangsung, pabrik berhenti beroperasi dan diubah menjadi pabrik senjata. Setelah perang berakhir, Geda beroperasi kembali, tetapi tidak bertahan lama.
Setelah Perang Dunia II, hubungan antara Rudolf dan Adolf memburuk. Penyebab memburuknya hubungan saudara ini tidak diketahui dengan pasti. Orang-orang umumnya menyebut tentang "kesulitan internal keluarga". Ada juga yang menyebut bahwa penyebab konflik adalah perselingkuhan antara Rudi dengan Kathe, istri Adi.[3] Namun, pada 1948 pabrik Geda akhirnya tutup setelah beroperasi setelah hampir 30 tahun.
Dampak
Dampak konflik dua bersaudara ini terasa hingga puluhan tahun, bahkan hingga hari ini.
Konflik ini memengaruhi sendi-sendi kehidupan masyarakat di kota Herzogenaurach. Penduduk di kota ini terbagi menjadi dua kubu, Tim Puma atau Tim Adidas. Karyawan beserta keluarga kedua perusahaan tersebut tidak saling menyapa dan memelihara sikap permusuhan. Bahkan, ada toko-toko yang hanya melayani pelanggan dari kubu tertentu.[4]
Rivalitas Adidas dan Puma juga sangat terasa di arena olahraga. Masing-masing menjadi sponsor bagi klub bola yang menjadi rival. Keduanya juga saling bersaing dalam mendapatkan model iklan megabintang, seperti kasus Pelé pada Piala Dunia 1970.
Pada Piala Dunia 2006 di Jerman, rivalitas keduanya berlanjut. Adidas memang menjadi sponsor resmi turnamen, tetapi Puma mensponsori 12 dari 32 timnas yang bertanding, terbanyak di antara merek apparel lainnya.