Pembangunan Perpustakaan dan Museum Bung Karno berasal dari keinginan pemerintah untuk mendirikan museum tentang Soekarno. Pembangunannya dimulai pada 2003 dengan arsitek asal ITB, Pribadi Widodo dan Baskoro Tedjo dan diresmikan pada 3 Juli 2004 oleh Presiden RI ke-5, Megawati Soekarnoputri. Ada 3 aspek yang melatarbelakangi pendirian perpustakaan dan museum ini di Kota Blitar, yakni aspek historis, aspek ideologi, dan aspek empiris.[4]
Aspek historis. Kota Blitar terkenal oleh keberadaan para pahlawan, seperti Aryo Blitar, Supriyadi, dan Soekarno. Keberadaan perpustakaan dan museum dapat merawat ingatan dan sejarah tentang sosok Soekarno sebagai proklamator dan presiden RI.
Aspek ideologi. Soekarno dikenal sebagai tokoh yang memiliki ide, gagasan, dan pemikiran yang mendunia. Gagasan dan ideologi Soekarno adalah aset berharga bagi Indonesia dan setara dengan pemikiran tokoh-tokoh dunia lainnya.
Aspek empiris. Perpustakaan dan museum Bung Karno melengkapi kompleks makam yang telah berkembang sebagai objek wisata yang didatangi banyak orang dari seluruh penjuru Indonesia, bahkan dunia. Para wisatawan yang datang dapat belajar lebih dalam tentang Soekarno dan sejarah Indonesia.[2]
Koleksi
Perpustakaan dan museum ini terletak pada gedung yang sama, tetapi pada bagian yang berbeda. Koleksi museum terletak di gedung A, lantai 1 Barat yang berisi lukisan, foto-foto, dan memorabilia lainnya. Berdasarkan iHeritage, terdapat 2.200 benda koleksi di perpustakaan dan museum ini.[4]
Koleksi yang tersedia di perpustakaan dan museum ini terdiri atas 2 (dua) lantai, yaitu:
Koleksi Umum (Gedung A, Lantai 2 Timur/Barat): koleksi berupa karya umum, filsafat, agama, ilmu-ilmu sosial, bahasa, ilmu-ilmu murni, ilmu-ilmu terapan (teknologi), kesenian dan olahraga, kesusasteraan, sejarah dan geografi
Koleksi Nonbuku/Museum (Gedung A, Lantai 1 Barat)
Lukisan Bung Karno
Peninggalan Bung Karno, berupa baju dan koper
Uang seri Bung Karno, tahun 1964
Serial lukisan Bung Karno di Rengasdengklok sebelum kemerdekaan
Foto-foto Bung Karno
Koleksi Anak dan Remaja (Gedung B): koleksi berupa karya umum, filsafat, agama, ilmu-ilmu sosial, bahasa, ilmu-ilmu murni, ilmu-ilmu terapan (teknologi), kesenian dan olahraga, kesusasteraan, sejarah dan geografi untuk anak-anak dan remaja