Perpustakaan bayangan atau yang lebih dikenal sebagai shadow library adalah basis data online dari konten yang biasanya dikaburkan atau tidak dapat diakses dengan mudah.[1][2][3]
Banyak penyebab dari gagalnya akses ke konten tersebut, termasuk penggunaan paywalls, kontrol hak cipta, atau hambatan aksesibilitas lainnya yang ditempatkan pada konten oleh pemilik aslinya.[4][5]
Isi
Perpustakaan bayangan berisi informasi tekstual seperti buku elektronik (e-book), tetapi juga mencakup media digital lainnya, seperti perangkat lunak, musik, atau film.[1]
Letak
Untuk saat ini perpustakaan bayangan[6] belum tersedia di Indonesia, tetapi bisa ditemukan di negara lain, di antaranya Anna's Archive,[7]Library Genesis, Sci-Hub, dan Z-Library.[8] Deretan perpustakaan tersebut merupakan perpustakaan buku dan akademik bayangan yang populer juga menjadi perpustakaan umum terbesar untuk buku dan sastra.