Perpustakaan Nasional Taiwan (Hanzi:國立臺灣圖書館; Pinyin:Guólì Táiwān Túshūguǎn) atau National Taiwan Library adalah perpustakaan umum tertua di Taiwan.[1] Ditemukan pada tahun 1914, perpustakaan ini menjadi rumah untuk banyak koleksi dari dokumen mengenai sejarah, budaya, politik dan geografi dari Taiwan.[2]
Sejarah
Perpustakaan ini ditemukan pada tahun 1914 selama masa penjajahan Jepang sebagai Imperial Taiwan Library (Kyūjitai; 臺灣總督府圖書館; Shinjitai: 台湾総督府図書館code: ja is deprecated , Taiwan Sōtokufu Toshokan) atas perintah dari gubernur Sakuma Samata.[3] Rumah permanen pertama perpustakaan ini terletak di Bo'ai Road (博愛路) di Taipei, tetapi telah hancur dalam serangan bom Amerika Serikat saat Perang Dunia II.[1]
Setelah para Nasionalis mengambil alih kendali pulau tersebut setelah kekalahan Jepang dalam Perang Dunia II, perpustakaan ini berganti nama menjadi Taiwan Provincial Library (Hanzi:臺灣省圖書館; Pinyin:Táiwān-Shěng Túshūguǎn) dan berpindah ke akomodasi sementara. Implikasi dari nama ini, serta semua nama selanjutnya, adalah bahwa Taiwan merupakan satu bagian dari Republik Tiongkok.[4]
Pada tahun 1947, perpustakaan ini berganti nama lagi menjadi Taiwan Provincial Taipei Library (Hanzi:臺灣省立臺北圖書館; Pinyin:Táiwān Shěnglì Táiběi Túshūguǎn) dan dibawah nama ini, perpustakaan ini berpindah tempat ke Xinsheng South Road (新生南路) pada tahun 1963.[1]
Nama perpustakaan yang digunakan sampai sekarang terpilih pada tahun 1973,[3] dengan nama resmi National Central Library, Taiwan Branch (Hanzi:國立中央圖書館臺灣分館; Pinyin:Guólì Zhōngyāng Túshūguǎn Táiwān Fēnguǎn). Setelah berkembang di kota Taipei, perpustakaan ini berpindah tempat ke 8-23 Memorial Park di Distrik Zhonghe, Kota New Taipei pada tahun 2004.[3]
Pada tahun 2007, Huang Wen-ling diangkat sebagai direktur ke-20 dari Perpustakaan Nasional Taiwan, dan merupakan wanita pertama yang memegang jabatan tersebut.[3]
Koleksi
Tanda yang menunjukkan perpustakaan
Perpustakaan ini merupakan rumah bagi kumpulan dokumen yang berkaitan dengan Taiwan, beberapa berkaitan dengan Dinasti Qing di Taiwan (pra-1895). Perpustakaan ini memiliki 210,000 dokumen dari era Jepang (1895–1945) dan koleksi tersebut terus ditambahkan.[1] Tujuan dari perpustakaan ini adalah untuk menyediakan pusat penelitian khusus untuk orang-orang yang tertarik dengan Studi Taiwan, menawarkan sumber material tradisional yang tertulis serta sumber informasi bagi peneliti untuk menemukan dokumen atau informasi yang dibutuhkan.[5]
Layanan untuk para tunanetra juga merupakan kunci utama untuk institusi ini, dengan 12,000 koleksi dari buku Braille bersamaan dengan sumber teknologi informasi bagi para pembaca.[1][6]
Konservasi
Perpustakaan ini merupakan pelopor dalam teknik konservasi buku di Taiwan dan memiliki fasilitas yang dikenal sebagai "Rumah Sakit Buku." Fasilitas ini berfungsi sebagai pusat restorasi buku-buku tua serta tempat pelatihan bagi staf dari berbagai institusi untuk mempelajari teknik konservasi buku.[7]