Sinetron ini berkisah tentang perjalanan hidup seorang pemuda bernama Bima. Lantaran kesalahpahaman, ia akhirnya selalu berseteru dengan saudara angkatnya, Edwin. Perseteruan itu pertama kali muncul tatkala mereka "ditakdirkan" jatuh cinta pada gadis yang sama, bernama Kintan.
Perseteruan itu semakin meluas, menyusul peristiwa ketika Edwin mendapatkan ayah kandungnya, Iskandar meninggal di pangkuan Bima. Salah paham pun terjadi. Edwin menyangka kematian ayahnya itu akibat dibunuh Bima, anak angkat Iskandar. Salah paham ini kemudian menyulut pertikaian berkepanjangan, sekaligus mewarnai keseluruhan cerita dalam sinetron Perjalanan.[1]