Pada akhir Periode Uruk (abad ke-34 hingga ke-32) muncul aksara paku secara bertahap dan berhubungan dengan Zaman Perunggu Awal; era ini dapat disebut sebagai masa Protoliterasi.[3] Selama periode ini pula lukisan tembikar menurun karena tembaga mulai menjadi populer, bersama dengan segel silinder.[4]
Istilah Periode Uruk diciptakan pada sebuah konferensi di Baghdad pada tahun 1930, bersama dengan istilah era sebelumnya yaitu Periode Ubaid dan era sesudahnya yaitu Periode Jemdet Nasr.[5]