Bursa komoditas merupakan tempat pertemuan antara permintaan dan penawaran komoditas dan derivatifnya. Pihak penjual dan pihak pembeli barang-barang komoditas bertemu di bursa tersebut. Selain pembeli dan penjual, ada pula pedagang perantara yang dikenal dengan komisioner dan makelar. Komisioner mengambil posisi dalam pasar persaingan barang, sedangkan makelar tidak dapat memegang posisi pada komoditas tertentu yang masuk kedalam kondisi pasar pesaing dan non pesaing.
Bursa komoditas biasanya memperdagangkan kontrak berjangka atas komoditi. Seorang petani yang menanam jagung dapat menjual kontrak berjangka jagung yang baru akan dipanennya beberapa bulan kemudian dan mendapatkan jaminan harga yang akan diterimanya kelak pada saat barang akan diserahkan setelah panen dilakukan; dan seorang produsen makanan ringan serealia membeli kontrak tersebut saat ini dan mendapatkan jaminan bahwa harga tidak akan naik pada waktu barang dikirimkan kelak. Hal ini akan melindungi petani dari kejatuhan harga dan melindungi pula konsumen dari kenaikan harga.
Spekulator juga melakukan pembelian dan penjualan kontrak berjangka untuk mendapatkan keuntungan dan menyediakan likuiditas terhadap sistem perdagangan berjangka dengan berdasarkan perbandingan terhadap komoditas pasar dalam melakukan spekulasi pengeluaran terhadap yang ditempatkan pada perbandingan taraf ekonomi sebagai cara kelangsungan yang dikeluarkan kedalam setiap barang atau pasar yang meluikiditasi keseluruhan terhadap barang yang dikeluarkan, sebagai jangka pertumbuhan taraf signifikansi yang kemungkinan kecil dalam setiap transaksi barang di dalam setiap komoditas.
Bursa komoditas di seluruh dunia
Bursa komoditas yang tersebar diseluruh dunia antara lain:
Bursa berjangka menentukan suatu nilai minimum di mana harga komoditi dapat bergerak naik maupun turun. Minimum fluktuasi ini dikenal sebagai "kode" atau "tick" atau commodity tick.
Setiap kontrak berjangka memiliki ukuran yang berbeda-beda, jumlah, penilaian dan lain-lain, sehingga setiap "ukuran kode" yang digunakan dalam kontrak berjangka amat tergantung pada variabel tersebut[1]
Ukuran ini amat penting oleh karena mencerminkan kemungkinan harga yang tersedia.