Perbukitan Naga adalah tanah leluhur tradisional suku Naga.
Perbukitan Naga, yang mencapai ketinggian sekitar 3.826 meter (12.552ft), terletak menonjol di perbatasan India dan Myanmar. Pegunungan ini merupakan bagian dari sistem pegunungan yang kompleks, dan bagian-bagian dari rangkaian pegunungan tersebut yang berada di dalam negara bagian IndiaNagaland, Manipur, dan Zona Otonom NagaBurma disebut Pegunungan Naga. Titik tertinggi Perbukitan Naga adalah Gunung Saramati (3.826m (12.552ft)).
Etimologi
Istilah "Naga" mengacu pada suku Naga, suku asli kawasan perbukitan ini. Dalam bahasa Myanmar, istilah Naga atau Naka bermakna "orang yang menindik telinga."[3]
Sejarah
Pada masa pemerintahan India Britania, sebagian wilayah ini merupakan bagian dari Distrik Perbukitan Naga yang dibentuk pada tahun 1866.[4] Perbatasan Distrik Perbukitan Naga secara bertahap diperluas melalui aneksasi suku-suku Naga, seperti Ao (1889), Sema (1904) dan Konyak (1910). Pada tahun 1912, distrik itu digabungkan ke provinsi Assam. Setelah Pemisahan India, distrik itu digabung dengan Divisi Tuensang, membentuk negara bagian Nagaland pada tahun 1963.[5]
Geologi
Situs ofiolit Nagahill yang terletak di distrik Kiphire, Nagaland telah dinyatakan sebagai Monumen Geologi Nasional India oleh Survei Geologis India (GSI), sebagai upaya perlindungan, pemeliharaan, promosi, dan pemasaran geoturisme.[6][7][8] Perbukitan Naga adalah batas alami negara India dan Myanmar. Perbukitan Naga juga merupakan kelanjutan dari Pegunungan Arakan.