Sebuah puisi berjudul "It won't be my fault if I die an Old Maid" ("Bukan salahku jika aku mati sebagai Pelayan Tua"), berisi kalimat "Remember no thought to a girl is so dread / As the terrible one—She may die an Old Maid." ("Ingatlah tak ada yang membuat seorang gadis ketakutan / Setakut—Ia mati sebagai Pelayan Tua")Lukisan The Spinner (Perawan Tua) oleh William-Adolphe Bouguerea.
Perawan tua (bahasa Inggris:Spinstercode: en is deprecated ) adalah sebuah istilah semi-ejekan yang dipakai untuk menyebut wanita yang belum menikah yang berusia lebih tua ketimbang rata-rata usia di mana wanita harus menikah. Ini juga mengartikan seorang wanita yang tak ingin menikah.[1] Istilah tersebut aslinya ditujukan kepada wanita yang bekerja sebagai penenun. Istilah sinonim tetapi lebih mengejeknya adalah pelayan tua (bahasa Inggris:old maidcode: en is deprecated ).[2]. Istilah yang hampir setara untuk laki-laki adalah 'bujangan' (bahasa Inggris:bachelorcode: en is deprecated ), tetapi 'bujangan' umumnya tak berkonotasi sama dalam rujukan kepada usia dan keputusan yang dianggap dalam pasar pernikahan.