Perangsangan putingPria yang sedang merangsang puting seorang wanita dengan mulutnya
Perangsangan puting atau perangsangan payudara adalah perangsangan seksual yang dilakukan pada payudara. Perngsangan dapat dilakukan dengan menyusui, aktivitas seksual, respons non-seksual tidak langsung, atau mencium puting. Sebagai bagian dari aktivitas seksual, praktik ini dapat dilakukan pada, atau oleh, orang-orang dari jenis kelamin atau orientasi seksual apa pun. Perangsangan puting dapat dilakukan dengan menggunakan jari, mulut, seperti dengan mengisap atau menjilat, serta dengan menggunakan benda-benda.
Perngsangan puting dapat menghasilkan gairah seksual, dan puting yang ereksi dapat menjadi indikator gairah seksual seseorang. Wanita dan pria dewasa melaporkan bahwa perangsangan puting dapat digunakan untuk memulai dan meningkatkan gairah seksual,[1] dan beberapa wanita melaporkan mengalami orgasme akibat perangsangan puting.[2][3]
Referensi
↑Levin, Roy J. (2006). "The breast/Nipple/Areola complex and human sexuality". Sexual and Relationship Therapy. 21 (2): 237–249. doi:10.1080/14681990600674674. S2CID219696836.
↑Alfred C. Kinsey; Wardell B. Pomeroy; Clyde E. Martin; Paul H. Gebhard (1998). Sexual Behavior in the Human Female. Indiana University Press. hlm.587. ISBN978-0-253-01924-0. Diakses tanggal August 12, 2017. There are some females who appear to find no erotic satisfaction in having their breasts manipulated; perhaps half of them derive some distinct satisfaction, but not more than a very small percentage ever respond intensely enough to reach orgasm as a result of such stimulation (Chapter 5). [...] Records of females reaching orgasm from breast stimulation alone are rare.