Dalam penjualan langsung untuk menyentuh pikiran dan perasaankonsumen, dapat menggunakan beberapa media diantaranya adalah:
Promosi Penjualan
Promosi penjualan merupakan fungsi dari pemasaran komunikasi yang memperbesar aksi dengan menambahkan insentif dalam menawarkan merek.[4] Promosi penjualan didesain untuk jangka pendek dan dikatakan berhasil apabila dalam waktu singkat berhasil untuk meningkatkan dan mempercepat jumlah penjualan produk.[4] Promosi penjualan terbagi menjadi berorientasi pada konsumen dan berorientasi pada penjualan.[4] Berorientasi pada konsumen adalah bentuk promosi penjualan yang didesain untuk memengaruhi pembeli atau pengguna.[4] Berorientasi pada penjualan adalah bentuk promosi penjualan yang didesain untuk memengaruhi konsumen melalui pedagang besar, distributor, dan pedagang kecil.[4]
Penjualan Pribadi
Penjualan pribadi merupakan bentuk penjualan langsung yang dilakukan dengan cara tatap muka.[5] Seorang pemasar akan menawarkan produknya sebagai solusi atas masalah yang sering dialami konsumen.[5] Di dalam penjualan pribadi, terdapat jalinan komunikasi interpersonal (dua arah) antara pembeli dengan penjual.[5]
Penjualan Langsung
Menggunakan sistem loop tertutup, ineraktif, dan pengiriman pesan yang bertujuan untuk mengubah tingkah laku konsumen.[2] Sistem penjualan langsung tersebut digunakan untuk menciptakan respon konsumen secara langsung.[2]
Penjualan Partaian dan Titik Pembelian
Penjualan partaian merupakan kegiatan untuk menciptakan gambaran merek sampai ke tingkat pengecer.[6] Titik pembelian adalah kegiatan untuk menampilkan produk di tempat-tempat strategis di sebuah toko dengan tujuan untuk menarik perhatian konsumen terhadap merek tersebut.[6]
Kegunaan
Penjualan langsung ini digunakan untuk memengaruhi tingkah lakukhalayak untuk segera membeli produk tersebut karena adanya tambahan insentif yang diberikan.[4] Penjualan langsung biasa digunakan untuk produk-produk dengan harga jual rendah seperti produk kebutuhan hidup sehari-hari.[4]
Kelebihan dan Kelemahan
Kelebihan dari penjualan langsung ini adalah mampu meningkatkan jumlah penjualan dengan segera.[4] Sedangkan kelemahannya adalah hanya dapat dilakukan pada konsumen yang sudah menggunakan produk tersebut dan bukan untuk menarik pengguna baru.[4] Sistem penjualan langsung seperti ini tidak dapat mewujudkan kesetiaan konsumen terhadap suatu merek produk.[4]