Penghapusan data[1] (juga disebut sebagai penghancuran data atau pembersihan data; bahasa Inggris:data erasurecode: en is deprecated ) adalah cara menimpa data dengan perangkat lunak yang bertujuan untuk menghancurkan data elektronik yang tersimpan dalam diska keras atau media digital lainnya secara keseluruhan. Dengan menimpa data pada perangkat penyimpanan, data menjadi tidak bisa dikembalikan sehingga tercapai sanitasi data.
Idealnya, perangkat lunak yang dirancang untuk menghapus data sebaiknya
membolehkan pemilihan standar sesuai kebutuhan dan
memastikan bahwa operasi penimpaan telah berhasil dan berhasil menghapusnya dari keseluruhan perangkat.
Penghapusan data permanen lebih dari sekadar perintah penghapusan berkas yang hanya menghapus penunjuk ke sektor diska data sehingga masih bisa dipulihkan dengan perangkat lunak khusus. Berbeda dengan demagnetisasi atau penghancuran fisik yang membuat perangkat tidak bisa dipakai, penghapusan data menghapus seluruh informasi, tetapi tidak merusak perangkatnya.
Standar
Ada banyak standar dari pemerintah dan perusahaan yang mengatur cara penghapusan data. Faktor utama dalam pemenuhan standar ini adalah jumlah ronde penimpaan data. Selain itu, beberapa standar mewajibkan cara untuk memastikan bahwa seluruh data telah berhasil di hapus dari perangkat penyimpanan dan untuk melihat pola hasil penimpaan data.
↑Kissel, Scholl; Skolochenko, Li (September 2006). "SP800-88 Guidelines for Media Sanitization"(PDF). Computer Security Division, Information Technology Laboratory. NIST. Diakses tanggal 20 Juli 2010.
↑Kissel, Richard; Regenscheid, Andrew; Scholl, Matthew; Stine, Kevin (Desember 2014). "SP800-88 Rev. 1 Guidelines for Media Sanitization". Computer Security Division, Information Technology Laboratory. NIST. Diakses tanggal 18 Januari 2018.
Artikel bertopik komputer ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.