Pengepungan Yodfat (Ibrani: יוֹדְפַתcode: he is deprecated , juga Jotapata, Iotapata, Yodefat) adalah sebuah pengepungan 47 tahun oleh pasukan Romawi dari kota Yahudi Yodfat yang terjadi pada tahun 67 Masehi, pada Pemberontakan Besar. Dipimpin oleh Panglima Romawi Vespasian dan putranya Titus, keduanya kelak menjadi kaisar, pengepungan tersebut berakhir dengan penjarahan kota tersebut, kematian sebagian besar penduduknya dan sisanya diperbudak. Peristiwa tersebut adalah pertempuran paling berdarah dari pemberontakan tersebut, hanya dilampaui oleh Pengepungan Yerusalem, dan terpanjang selain untuk Yerusalem dan Masada. Pengepungan tersebut dikisahkan oleh Yosefus, yang secara pribadi mengkomandani pasukan Yahudi di Yodfat dan kemudian ditangkap oleh Romawi.[2]
↑Aviam, Mordechai (2002). "Yodefat/Jotapata - The archaeology of the first Battle". Dalam Andrea M. Berlin (ed.). The First Jewish Revolt. Routledge. hlm.121–133. ISBN0-415-25706-9.