8,000 terbunuh atau dihukum mati, 30,000 penduduk sipil dijadikan budak
Pengepungan Tirus adalah pengepungan terhadap kota Tyre, sebuah basis pantai strategis di Laut Tengah. Pengepungan ini dilaksanakan oleh pasukan Aleksander Agung pada tahun 332 SM dalam kampanyenya melawan Kekaisaran Akhemeniyah (Persia). Pasukan Makedonia tidak mampu menaklukan kota itu dengan cara biasa karena kota itu terletak di sebuah pulau dan memiliki dinding sampai ke laut. Jadi Aleksander memblokade dan mengepung Tyre selama tujuh bulan.
Aleksander Agung memerintahkan para insinyurnya untuk memanfaatkan reruntuhan kota kuno dan membangun jalan untuk mencapai dinding kota Tirus. Aleksander lalu mengerahkan mesin kepungnya untuk menyerang dari jalan yang telah dibuat itu dan juga memerintahkan kapal-kapal perangnya untuk menyerang lewat laut. Akhirnya pertahanan Tyre bisa ditembus oleh Aleksander. Dikatakan bahwa Aleksander sangat marah karena pengepungan Tyre ini menghabiskan banyak waktu dan prajuritnya. Dia pun menghancurkan setengah kota Tyre. Menurut Arrianus, Tirus kehilangan 8.000 prajurit sedangkan Makedonia kehilangan 400 prajurit. Aleksander mengampuni keluarga pemimpin kota itu tetapi 30.000 penduduk Tirus tidak luput dari murka Aleksander. Mereka dijadikan budak.