Pencarian Bahtera NuhSebuah relik yang menyimpan potongan kayu di museum Katedral Etchmiadzin, Armenia, dikatakan berasal dari Bahtera Nuh. Menurut tradisi, Yakub dari Nisibis mendapatkan kayu tersebut dari sesosok malaikat pada pencarian Bahtera.
Pencarian Bahtera Nuh telah dikabarkan sejak zaman kuno, sebagaimana para cendekiawan kuno berniat untuk membuktikan historisitasAir Bah dengan mengutip catatan relik yang diangkat dari Bahtera.[1]:43–47[2] Dengan kemunculan arkeologi biblikal pada abad ke-19, potensi pencarian formal mendatangkan minat dalam dugaan penemuan dan kebohongan.[3]
Pada 2020, kelompok kreasionis Bumi muda Institute for Creation Research mengakui bahwa, disamping banyak ekspedisi, Bahtera Nuh tak dapat ditemukan dan nampaknya tak akan ditemukan.[4] Kebanyakan temuan dan metode yang dipakai dalam pencarian dianggap sebagai ilmu semu dan arkeologi semu oleh para geolog dan arkeolog.[5][6]:581–582[7]:72–75[8]