Pencalonan tuan rumah Kejuaraan Eropa UEFA 2028 adalah proses yang diselenggarakan untuk menentukan lokasi penyelenggaraan edisi ke-18 Kejuaraan Eropa UEFA, yakni Kejuaraan Eropa UEFA 2028. Dalam proses ini, negara-negara anggota Uni Asosiasi Sepak Bola Eropa (UEFA) mengajukan penawaran resmi untuk menjadi tuan rumah turnamen, sebelum keputusan akhir ditetapkan oleh Komite Eksekutif UEFA.
Turnamen ini diperkirakan akan mempertahankan format yang digunakan pada edisi Kejuaraan Eropa UEFA 2024, dengan diikuti oleh 24 tim peserta.
Dua penawaran resmi diajukan sebelum batas waktu pada 23 Maret 2022, yakni penawaran bersama dari Britania Raya dan Republik Irlandia, serta penawaran dari Turki. Penawaran Britania Raya dan Irlandia terpilih sebagai tuan rumah Euro 2028 oleh Komite Eksekutif UEFA pada 10 Oktober 2023.[1]
Persyaratan
Persyaratan penawaran harus memuat kriteria khusus yang berkaitan dengan penghormatan terhadap hak asasi manusia, berdasarkan "Prinsip-Prinsip Panduan tentang Bisnis dan Hak Asasi Manusia" (Guiding Principles on Business and Human Rights) dari Perserikatan Bangsa-Bangsa.[2][3][4]
Turnamen ini diperkirakan akan mengikuti format edisi 2016, 2020, dan 2024, dengan total 51 pertandingan yang berlangsung selama hingga 32 hari, dengan 24 tim berkompetisi dalam turnamen tersebut.
Kapasitas yang dipersyaratkan untuk sepuluh stadion adalah sebagai berikut:[5]
1 stadion dengan kapasitas 60.000 kursi
1 stadion (sebaiknya 2) dengan kapasitas 50.000 kursi
4 stadion dengan kapasitas 40.000 kursi
3 stadion dengan kapasitas 30.000 kursi
Jadwal
Beberapa tanggal yang termasuk dalam rangkaian peristiwa kunci adalah sebagai berikut.
Inggris, Irlandia Utara, Republik Irlandia, Skotlandia, dan Wales
Pada 5 Januari 2022, asosiasi sepak bola Inggris, IrlandiaUtara, Skotlandia, Wales, dan RepublikIrlandia mengumumkan penawaran bersama Irlandia dan Home Nations untuk menjadi tuan rumah UEFA Euro 2028, yang berarti penawaran mereka untuk Piala Dunia FIFA 2030 tidak akan dilanjutkan.[9][10] Kelima asosiasi tersebut mengonfirmasi pada 7 Februari bahwa mereka akan membatalkan minat untuk menyelenggarakan Piala Dunia 2030 dan sebagai gantinya akan fokus pada Piala Eropa 2028.[11] Pada 5 Maret 2022, media di Irlandia dan Britania Raya secara keliru memberitakan bahwa penawaran Irlandia dan Britania Raya akan menjadi penawaran tunggal yang tersisa, karena Turki akan menarik penawarannya dan Rusia dilarang untuk mengajukan penawaran.[12][13]
Daftar singkat stadion per 16 November 2022 mencakup 14 stadion tuan rumah. Kemudian, pada 12 April 2023, daftar ini dikerucutkan menjadi 10 stadion:[14][15]
Adapun 10 stadion yang masuk dalam daftar akhir adalah:
Pada Februari 2019, Presiden Federasi Sepak Bola Italia, Gabriele Gravina, mengatakan kepada Sky Sport Italia bahwa federasi tersebut sedang mempertimbangkan untuk mengajukan penawaran.[23] Tawaran itu diajukan lagi oleh Gravina beberapa hari setelah kemenangan Italia dalam Piala Eropa 2020.[24] Pada Februari 2022, Federasi Sepak Bola Italia mengumumkan bahwa mereka akan mengajukan penawaran untuk Euro 2032, bukan 2028, karena hal itu akan memberi mereka lebih banyak waktu untuk membenahi fasilitas.[25]
Turki
Pada 15 Agustus 2019, Federasi Sepak Bola Turki mengumumkan bahwa Turki akan mengajukan penawaran untuk menjadi tuan rumah Euro 2028.[26] Federasi tersebut mengonfirmasi penyerahan aplikasinya pada 23 Maret 2022.[27] Penawaran Turki merupakan penawaran keenam berturut-turut dari negara tersebut, setelah sebelumnya gagal pada lima kesempatan sebelumnya (2008, 2012, 2016, 2020, dan 2024). Pada 12 April 2023, Federasi Sepak Bola Turki mengungkapkan daftar 10 stadion untuk penawaran 2028 dan 2032.[28]
Pada 28 Juli 2023, UEFA menerima permintaan dari Federasi Sepak Bola Turki dan Federasi Sepak Bola Italia untuk menggabungkan penawaran tuan rumah 2032 mereka menjadi satu penawaran bersama. Pada 4 Oktober 2023, sempat diumumkan bahwa Turki telah menarik penawarannya.[29]
Tidak memenuhi syarat
Rusia – Pada 12 Juni 2021, Alexej Sorokin, direktur komite penyelenggara tuan rumah Euro 2020 Saint Petersburg, mengusulkan pengajuan dari Rusia untuk Euro 2028 atau 2032.[30] Hal ini ditegaskan kembali pada 23 Maret 2022, yang merupakan batas waktu pengajuan penawaran.[31] Pada 2 Mei 2022, UEFA menyatakan bahwa penawaran Rusia untuk 2028 dan 2032 tidak memenuhi syarat akibat terjadinya invasi Rusia ke Ukraina 2022, dengan alasan bahwa hal tersebut melanggar Pasal 16.2 dari Peraturan Penawaran yang menyatakan bahwa "setiap penawar harus memastikan bahwa mereka tidak bertindak dengan cara yang dapat merusak reputasi UEFA, penawar lain, proses penawaran, atau sepak bola Eropa".[32]