Pemilihan umum Presiden Korea Selatan ke-19 diselenggarakan pada 9 Mei 2017, setelah pemakzulan dan pemecatan petahana Park Geun-hye.[1] Menurut undang-undang yang berlaku, pemilihan umum diputuskan dalam satu putaran berdasarkan first-past-the-post voting (metode pemungutan suara di mana pemenang ditentukan berdasarkan suara terbanyak).
Pemilihan umum awalnya dijadwalkan diselenggarakan pada atau sebelum 20 Desember 2017, namun digeser setelah keputusan Mahkamah Konstitusi yang mengesahkan pemakzulan parlemen terhadap Park Geun-hye. Sementara itu, Perdana Menteri Hwang Kyo-ahn menggantikan Park sebagai penjabat presiden dan akan menyelesaikan sisa masa jabatan sebagai presiden ke-18. Setelah Park dipecat dari jabatannya oleh Mahkamah Konstitusi, penjabat presiden Hwang telah mengindikasikan bahwa dia tidak akan mencalonkan diri untuk masa jabatannya sendiri.[2][3][4]
Partai Saenuri mengalami kekalahan dalam pemilihan umum parlemen pada April 2016, pihak oposisi termasuk oposisi liberal Partai Minjoo Korea dan Partai Rakyat memperoleh mayoritas dalam Majelis Nasional. Komentator menggambarkan hasil tersebut sebagai meninggalkan Park seorang presiden "bebek pincang", sedangkan ia tidak dapat mancalonkan diri lagi di bawah peraturan masa jabatan kepresidenan satu kali Korea Selatan.[5][6][7]
Pada 9 Desember 2016, Presiden Park dimakzulkan oleh parlemen melalui pemungutan suara di mana 234 menyetujui dan 56 menentang (dengan 7 suara tidak sah dan 2 abstain) setelah keterlibatannya dalam skandal politik Korea Selatan 2016. Mahkamah Konstitusi melakukan tinjauan terhadap mosi pemakzulan. Park secara resmi dipecat dari jabatannya dengan keputusan bulat oleh delapan hakim Mahkamah Konstitusi yang mendukung pemakzulannya, pada 10 Maret 2017. Pemilihan umum presiden akan diselenggarakan dalam 60 hari. Untuk sementara, Perdana Menteri Hwang Kyo-ahn menggantikan Park dan akan menyelesaikan sisa masa jabatannya sebagai presiden ke-18.[8]
↑"안희정, 대선 예비후보 등록…"미완의 역사 완성하겠다": 네이버 뉴스" (dalam bahasa (Korea)). News.naver.com. 2 February 2017. Diakses tanggal 10 March 2017. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
↑"이재명, 민주 예비후보 등록…YS·DJ 참배 후 광주行: 네이버 뉴스" (dalam bahasa (Korea)). News.naver.com. 31 January 2017. Diakses tanggal 10 March 2017. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
↑"Salinan arsip". Diarsipkan dari asli tanggal 2017-03-12. Diakses tanggal 2017-03-11.
↑"심상정 첫 대선공약 "출산휴가 120일로 늘리겠다": 네이버 뉴스" (dalam bahasa (Korea)). News.naver.com. 23 January 2017. Diakses tanggal 10 March 2017. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)