Dalam aritmetika, pembagian bersusun adalah sebuah algoritma pembagian standar yang dipakai untuk membagi angka-angka multi-digit yang bersifat sederhana saat dilakukan secara manual. Cara tersebut memecah masalah pembagian ke dalam serangkaian langkah-langkah yang lebih mudah.
Sejarah
Algoritma-algoritma seputar ini sudah ada sejak abad ke-12.[1]Al samawal al maghribi (1125–1174) telah melakukan perhitungan dengan angka-angka desimal yang memerlukan proses pembagian panjang, mengarah kepada hasil perhitungan desimal yang tidak terhingga, tetapi tanpa memformalkan algoritmanya.[2]
Pendidikan
Kalkulator yang terjangkau dan komputer sudah menjadi peralatan yang paling umum untuk melakukan pembagian di dalam konteks pendidikan dan profesional di seluruh dunia, mengurangi ketergantungan pada teknik-teknik kertas-dan-pensil tradisional. Secara internal, peralatan ini mengimplementasikan aneka macam algoritma pembagian, sebagian besarnya bertumpu pada perkiraan berulang (Inggris: iterative approximations) dan perkalian untuk memperbagus efisiensi perhitungan.[3]
Metode
Di negara-negara yang berbahasa Inggris, pembagian bersusun tidak menggunakan tanda bagi garis miring (/) maupun tanda bagi titik dua (:), akan tetapi menggunakan penataan angka dan garis yang disusun atas-bawah (disebut tableau) sebagai gantinya.[4]
Contoh pembagian bersusun dari angka 500 dibagi 4 (hasil baginya adalah 125).[5]
Contoh berikutnya yaitu angka 309 dibagi 3 (hasil baginya adalah 103).