Paul Etienne lahir pada 15 Juni 1959, di Tell City, Indiana, sebagai putra kedua dari pasangan Paul dan Kay Étienne. Salah satu pamannya adalah imam diosesan dan bibinya adalah biarawati Benediktin. Etienne memiliki seorang saudari (Nicolette) yang menjadi biarawati Benediktin di Biara Bunda Rahmat, Beech Grove, Indiana; dua saudaranya, (Zachary dan Bernard) menjadi imam diosesan di Keuskupan Evansville.[3]
Etienne ditahbiskan menjadi imam di Gereja Santo Paulus, Tell City oleh Uskup Gerald Gettelfinger untuk Keuskupan Agung Indianapolis pada 27 Juni 1992.[4][5] Setelah penahbisan, Etienne menjabat sebagai asisten pastor Paroki Santo Barnabas di Indianapolis dan asisten direktur vokasi untuk keuskupan agung. Ia kembali ke Roma pada 1994, menerima Lisensiat Teologi Spiritual dari Universitas Gregorian pada 1995.[3]
Setelah kembali ke Indiana pada 1995, Etienne diangkat menjadi direktur vokasi untuk keuskupan agung. Pada permulaan tahun 1996, ia menyediakan pelayanan sakramental di paroki-paroki Santa Anna dan Santo Yosef di Jennings County, sesambil terus menjadi direktur vokasi diosesan agung. Pada 1998, Etienne diangkat menjadi pastor Paroki Bunda Penolong Abadi di New Albany, Indiana. Pada permulaan tahun 2002, ia menjadi pastor di Paroki Santo Yohanes Pembaptis di Starlight, sesambil masih menjadi pastor Paroki Bunda Penolong Abadi. Pada 2007, Etienne diangkat menjadi wakil rektor Bishop Simon Bruté College Seminary di Indianapolis, serta pastor Paroki Santo Simon Rasul di Indianapolis. Pada 2008, ia menjadi pastor Paroki Santo Yohanes Penginjil di Indianapolis, sesambil masih menjadi wakil rektor seminari. Etienne diangkat menjadi pastor Paroki Santo Paulus di Tell City dan Paroki Santo Markus di Perry County pada 2009.[6]
Pada 29 April 2019, Paus Fransiskus mengangkat Etienne menjadi uskup agung koajutor Seattle.[11][12] Pelantikannya dipublikasikan oleh Uskup Agung Christophe Pierre, nunsius apostolik untuk Amerika Serikat.[13] Misa perayaan "upacara penerimaan"nya diadakan pada 7 Juni 2019, di Katedral Santo Yakobus, Seattle, Washington.[14]
Pada 3 September 2019, Etienne secara otomatis menjadi uskup agung Seattle, setelah pengunduran diri pendahulunya, Uskup Agung J. Peter Sartain.[15] Beberapa hari kemudian, Etienne mengumumkan bahwa ia tidak akan bermukim di Connolly House, kediaman untuk uskup agung Seattle.[16]