Pelukis Jan Veth menentang ide pembangunan patung tersebut, dengan alasan bahwa penghargaan kepada Frans Hals akan lebih berarti andai uangnya digunakan untuk merawat lukisan-lukisannya. Proyek ini sempat terhenti hingga tahun 1897 ketika seorang dermawan menyumbangkan 30.000 gulden untuk patung tersebut. Sebuah sayembara diadakan, dan dari 17 proposal yang diterima, desain karya Henri Scholtz dipilih. Scholtz menggambarkan Hals dalam posisi berdiri, dengan dua figur wanita di kedua sisinya sebagai simbol seni lukis dan patung.[2][3][4]
Monumen ini selesai pada tahun 1899, dan pengecoran patung serta daun palem perunggunya dikerjakan oleh firma Verbeit di Brussel. Peresmian yang direncanakan pada bulan April 1900 ditunda hingga bulan Juni agar kedua ratu bisa hadir. Patung ini diresmikan pada 14 Juni 1900 oleh Ratu Wilhelmina, dengan kehadiran ibunya Emma dari Waldeck-Pyrmont dan komisioner ratu Gijsbert van Tienhoven.[5] Paduan Suara Pria Haarlem di bawah pimpinan Willem Robert menyanyikan lagu saat peresmian.
Patung ini masih berdiri di lokasi aslinya di Florapark, meskipun pada tahun 1976, area sekitarnya dikurangi saat jalan diperlebar.
Deskripsi
Monumen ini terdiri dari sokkel granit, dengan patung perunggu Frans Hals di atasnya dan dua figur wanita yang duduk di kedua sisinya. Di sisi lainnya terdapat daun palem perunggu dan di bagian depan terdapat perisai dengan lambang Haarlem. Patung Hals memiliki tinggi 2,25 meter.[6] Hals digambarkan tanpa tutup kepala, dengan pakaian longgar, memegang palet dan kuas di tangan kirinya, sementara tangan kanannya bersandar pada easel. Monumen ini dikelilingi oleh taman bunga kecil yang dibatasi oleh pagar besi rendah dengan gaya Jugendstil.
Penilaian
Pada tahun 1999, patung ini terdaftar sebagai monumen nasional di Monumentenregister karena memiliki nilai penting dalam sejarah seni dan budaya sebagai penghormatan kepada salah satu pelukis abad ke-17 paling terkenal di Belanda. Patung ini juga memiliki nilai estetika dalam lanskap bergaya Inggris di Florapark.