Pembentukan
Fidesz sebelumnya bergabung dengan fraksi Kelompok Partai Rakyat Eropa (EPP) sampai Maret 2021. ANO 2011 awalnya bergabung dengan Partai Aliansi Liberal dan Demokrat untuk Eropa dan fraksi besutannya Perbarui Eropa sejak 2011, namum memutuskan untuk keluar dari kedua organisasi tersebut setelah pemilihan legislatif Eropa 2024 karena ketidaksepahaman dengan kebijakan fraksi. Partai Kemerdekaan Austria (FPÖ) berasal dari fraksi kanan jauh Identitas dan Demokrasi pada masa sesi ke-9 (2019-2024).[20]
Pada 30 Juni 2024, Perdana Menteri Hungaria Viktor Orbán (Fidesz), mantan Perdana Menteri Ceko Andrej Babiš (ANO 2011) dan mantan Menteri Dalam Negeri Austria Herbert Kickl dan APE Harald Vilimsky (keduanya dari FPÖ) mengadakan konferensi pers di Wina untuk mengumumkan pembentukan koalisi.[21][22][23] Perwakilan dari ketiga partai tersebut menandatangani manifesto politik "Manifesto Patriotik untuk Masa Depan Eropa",[24][25][26] menetapkan haluan ideologi fraksi termasuk perlemahan instansi pemerintahan Eropa, fokus terhadap identitas budaya Eropa, oposisi terhadap imigrasi ilegal, dan revisi Kesepakatan Hijau Eropa.[27]
Pada 1 Juli 2024, partai kanan jauh dari Portugal Chega dengan dua APE bergabung sebagai partai keempat di fraksi tersebut.[28][29] Pada 5 Juli, partai politik Vox bergabung ke fraksi tersebut setelah meningalkan fraksi Konservatif dan Reformis Eropa.[30] Pada hari yang sama, Partai untuk Kebebasan dari Belanda mengumumkan untuk bergabung.[31] Pada 6 Juli, Partai Rakyat Denmark dan Vlaams Belang mengumumkan untuk bergabung dengan fraksi tersebut, sehingga fraksi tersebut memenuhi syarat jumlah minimal negara untuk membentuk fraksi resmi Parlemen Eropa.[32][33] Kemudian pada 8 Juli, Barisan Nasional (RN) dan Lega diumumkan sebagai anggota baru fraksi tersebut.[34][35] Syarat pembentukan fraksi Parlemen Eropa antara lain membutuhkan setidaknya 23 APE dari setidaknya tujuh negara Eropa. Syarat ini berhasil dipenuhi pada 6 Juli 2024.[36] Menurut Le Monde, Barisan Nasional menunda keputusan untuk bergabung ke dalam fraksi tersebut karena menunggu hasil ronde kedua pemilihan umum legislatif Prancis 2024 karena "ketakutan terhadap persepsi simpati pro-Rusia yang dihidupkan kembali oleh oposisi".[37]
Calon anggota
Selama proses formasi fraksi tersebut, beberapa partai dispekulasi bahwa mereka akan bergabung ke dalam fraksi tersebut, yakni:[38][39][40]
- Jerman: Awalnya, banyak media massa yang berspekulasi bahwa Alternatif untuk Jerman dengan 15 APE akan bergabung, namun dengan sejarah tensi antara Fidesz dan AfD, keanggotaan AfD menjadi mustahil untuk diwujudkan[41] dengan AfD menyatakan tidak memiliki rencana untuk bergabung.[42] Namun, AfD menyatakan ketertarikan untuk membuat sebuah fraksi dengan rival Fidesz, Mi Hazánk Mozgalom dan Vazrazhdane dari Bulgaria. Ketiga partai ini kemudian membentuk fraksi baru, yakni fraksi Eropa untuk Bangsa-Bangsa Berdaulat
- Polandia: Prawo i Sprawiedliwość (PiS) yang memenangkan 20 APE awalnya bernegosiasi dengan PfE untuk bergabung dalam fraksi ini, namun memutuskan untuk tetap tinggal di fraksi Konservatif dan Reformis Eropa setelah berhasil bernegosiasi kembali dengan Fratelli d'Italia.[43]
- Slovenia: Partai Demokrat Slovenia (SDS) yang memenangkan 4 APE memutuskan untuk tetap tinggal di fraksi Kelompok Partai Rakyat Eropa karena tidak semua anggota mereka setuju untuk bergabung ke dalam fraksi ini.[44][45]
- Slowakia: Gerakan Republik Slowakia yang memiliki 2 APE awalnya menyatakan ketertarikan untuk bergabung ke dalam fraksi ini, namun 1 APE bergabung ke Eropa untuk Bangsa-Bangsa Berdaulat pada 10 Juli.[46]
- Slowakia: Smer – Demokrasi Sosial sebelumnya dispekulasi bergabung ke dalam fraksi ini, namum menurut rekan koalisinya Hlas - Demokrasi Sosial, Smer-SD memiliki preferensi untuk bergabung kembali dengan fraksi Aliansi Progresif dari Sosialis dan Demokrat.[47] Walaupun ditolak,[48] Smer-SD memutuskan untuk tidak bergabung ke dalam fraksi ini, menyatakan bahwa mereka tidak bisa bergabung ke dalam fraksi tersebut karena ideologinya tidak ada kaitan dengan demokrasi sosial.[49][50]