Setelah pihak oposisi memenangkan pemilihan parlemen pada September 2016, Patrick Pillay terpilih sebagai Ketua Majelis Nasional, menggantikan Patrick Herminie pada 27 September 2016.[3]
Pada Oktober 2023, Patrick Herminie didakwa melakukan praktik sihir oleh jaksa penuntut umum Seychelles. Ia membantah tuduhan tersebut dan menyebutnya bermotif politik.[4] Pada Februari 2024, kantor kejaksaan Victoria mencabut seluruh tuduhan terhadapnya.[2]
Kehidupan awal
Patrick Herminie lahir pada 22 September 1963 di Praslin, Seychelles. Ia merupakan anak keempat dari lima bersaudara dalam keluarga sederhana; ayahnya, Louis Herminie, seorang polisi dan ibunya, Christa Herminie (née Jules), seorang ibu rumah tangga. Setelah menempuh pendidikan di Seychelles College, ia meraih gelar Doktor Kedokteran Umum dari Universitas Charles di Praha pada tahun 1990.[1]
Sekembalinya ke Seychelles, ia menikah dengan Veronique Sinon dan memiliki dua anak. Kariernya di bidang kesehatan dimulai di Rumah Sakit Victoria, kemudian ia menjabat berbagai posisi penting di Kementerian Kesehatan, termasuk Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit serta Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Primer. Ia juga menerima Penghargaan Chevening dan meraih gelar Magister Kesehatan Masyarakat dari Universitas Leeds.[5]
Pada tahun 2004, Herminie beralih ke dunia politik dan pernah menjabat sebagai Ketua Majelis Nasional. Setelah partainya kalah pada 2016, ia menjadi Sekretaris Negara untuk Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba dan Rehabilitasi, di mana ia membentuk lembaga untuk menangani epidemi kecanduan heroin di Seychelles.[1]
↑Marivel, S. (9 June 2014). "Big Interview with Dr. Herminie, Secretary of State Responsible for the Prevention of Drug and Rehabilitation". Today in Seychelles.