Patrick Augustine Feehan (28 Agustus 1829–12 Juli 1902), adalah seorang prelat Katolik Amerika Serikat kelahiran Irlandia yang menjabat sebagai uskup agung Chicago di Illinois dari 1880 sampai kematiannya pada 1902. Ia sebelumnya menjabat sebagai uskup Nashville di Tennessee dari 1865 sampai 1880.
Biografi
St. Patrick's College, Maynooth, Irlandia (2022)
Kehidupan awal
Patrick Feehan lahir pada 28 Agustus 1829, di Killenaule, County Tipperary, Irlandia, dari pasangan Patrick dan Judith (Cooney) Feehan. Ayahnya adalah seorang petani. Pada usia sepuluh tahun, Feehan dikirim untuk tinggal dengan kakek pihak ayahnya untuk masuk sekolah di Fethard. Ia kembali ke Killenaule pada dua tahun kemudian saat sebuah sekolah dibuka di sana. Feehan belajar untuk berbicara bahasa Prancis dan menjadi pembaca berdedikasi.[1] Dalam usia 14 tahun, ia mulai belajar Gaelik.[1]
Pada 1845, dalam usia 16 tahun, Feehan masuk Castleknock College di Dublin sebagai murid gerejawi, tempat ia berteman dengan kelak negarawan Irlandia Charles Russell. Pada titik tersebut, Feehan mengetahui bahwa ia ingin menjadi imam.[1] Pada Januari 1847, Feehan memulai pembelajarannya untuk imamat di St Patrick's College, Maynooth, sebuah seminari mayor di Irlandia. Pada 1850, keluarganya berimigrasi ke Amerika Serikat, dengan berlayar dari Dublin.[1]
Uskup Agung Peter Kenrick dari Keuskupan Agung St. Louis di Amerika Serikat membuka Seminari Carondelet, sebuah seminari mayor di St. Louis, Missouri. Saat di Irlandia, ia merekrut Feehan untuk datang ke keuskupan agungnya. Meskipun Feehan berniat menjadi profesor di St. Patrick, kolese tersebut sepakat dengan keberangkatannya. Pada 1852, Feehan pergi ke Amerika Serikat.[1]
Imamat
Feehan ditahbiskan menjadi imam di St. Louis untuk Keuskupan Agung St. Louis oleh Kenrick pada 1 November 1852.[2] Setelah penahbiannya, Kenrick menugaskan Feehan untuk mengajar di seminari diosesan. Pada Juli 1853, ia ditugaskan ke Paroki Santo Yohanes di St. Louis.[1]
Pada masa wabah kolera di St. Louis pada tahun tersebut, Feehan menjalani berjam-jam mengurusi orang sakit dan memberkati orang meninggal. Ia sekarela menempatkan orang meninggal ke peti mati. Pada kesempatan lain, Feehan menempani seorang gadis muda yang terkena campak dan telah ditinggalkan oleh para kerabatnya. Ia mendapati seorang wanita yang mengalami penyakit tersebut untuk membesarkan anaknya.[1]
Pada 1854, Feehan diangkat menjadi presiden Seminari Carondelet. Ia juga bertugas untuk menjabat sebagai kapelan untuk Kesusteran Santo Yosef di konven mereka pada lahan seminari. Pada 1858, Feehan diangkat menjadi pastor Paroki Santo Mikael di St. Louis. Pada 1859, ia menjadi pastor Paroki Perawan Tak Bernoda di St. Louis. Ia mendirikan kapitelSerikat Santo Vincent de Paul untuk membantu orang miskin. Ia secara pribadi mengunjungi seluruh orang miskin dan sakit di paroki tersebut.[1]
Uskup Nashville
Feehan diangkat menjadi uskup Nashville oleh Paus Pius IX pada 7 Juni 1865. Feehan mula-mula enggan menerima pengangkatannya, lebih ingin mengurusi ibunya yang lansia, namun menerimanya setelah ibunya meninggal. Ia ditahbiskan menjadi uskup di Katedral Santo Louis, St. Louis, Missouri, oleh Kenrick pada 12 November 1865.[2] Pada masa itu, Keuskupan Nashville meliputi seluruh Negara Bagian Tennessee.
Uskup Agung Chicago
Pada 10 September 1880, Feehan diangkat menjadi uskup agung pertama dari Keuskupan Agung Chicago yang baru oleh Paus Leo XIII.[2] Ia disambut oleh ribuan orang saat ia datang ke kota tersebut pada November 1880.[1]
Kematian dan warisan
Patrick Feehan meninggal pada 12 Juli 1902, di Chicago. Chicago Tribune memuji "penanganan diplomatik"nya terhadap seluruh kelompok etnis di keuskupan tersebut.[3]