Pasar tradisional di Jawa Barat berjumlah 700 pasar pada tahun 2005. Namun jumlahnya mengalami penurunan menjadi 100 pasar pada tahun 2010. Penyebab berkurangnya jumlah pasar tradisional di Jawa Barat ialah kalah bersaing dengan pasar modern. Kemitraan telah diadakan oleh pasar-pasar tradisional di Jawa Barat dengan Bank Indonesia khususnya untuk klaster bawang merah di Kabupaten Cirebon.
Kondisi pasar tradisional di Jawa Barat mengalami keterpurukan sejak tahun 2005. Penyebabnya adalah meningkatnya jumlah pasar modern yang beroperasi di Jawa Barat. Sedikitnya sebanyak 100 pasar tradisional di Jawa Barat ditutup terhitung awal tahun 2010. Penyebabnya adalah sepi pengunjung.[1] Akibat kalah bersaing dengan pasar modern, pendapatan para pedagang di pasar tradisional di Jawa Barat mengalami penurunan hingga 30%.[1]