Ia masuk penugasan diplomatik Takhta Suci pada 1 Desember 2001 dan ditugaskan ke Nunsiatur untuk Republik Afrika Tengah dengan pangkat atase. Ia dipromosikan menjadi sekretaris (kelas dua) pada 1 Desember 2002. Pada 2004, ia dipindahkan ke Meksiko, tempat ia mengabdi sampai 2004.[2]
Ia kembali dipromosikan pada 2006, menjadi sekretaris kelas satu. Ia ditugaskan ke Israel pada 2007 dan dipromosikan menjadi konselor pada tiga tahun kemudian. Setelah penugasannya di Israel, ia menjabat di Lebanon dari 2010, tempat ia mengabdi dengan Uskup Agung Gabriele Giordano Caccia. Ia pulang ke Roma untuk bekerja dalam Seksi Kedua pada 2013 dan dipindahkan ke Seksi Urusan Umum pada 29 Oktober 2014. Ia diprmosikan menjadi konselor kelas satu pada 1 Desember 2014.[2]
Paus Fransiskus mengangkatnya untuk menjabat sebagai Assessor Urusan Umum pada 4 Maret 2016.[3]
Pada 3 September 2019, Paus Fransiskus mengangkatnya menjadi uskup agung tituler Milazzo dan memberikannya gelar nunsius apostolik.[4] Ia menerima penahbisan episkopal dari Fransiskus pada 4 Oktober.[5]
Pada 28 Oktober 2019, Paus Fransiskus mengangkatnya menjadi Nunsius Apostolik untuk Pantai Gading.[6]
Pada 24 September 2022, Paus Fransiskus mengangkatnya menjadi Nunsius Apostolik untuk Lebanon.[7]